Sudan belajar perikanan dari Indonesia
Jum'at, 02 November 2012 - 11:45 WIB
Sudan belajar perikanan dari Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 17 warga negara Sudan mengikuti pelatihan “International Training Workshop on Quality Control and Management on Fisheries Industries”, yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) Sudan di Pekalongan selama beberapa hari.
Para warga Sudan tersebut diajari tentang pengelolaan dan pengembangan industri perikanan agar mereka bisa membangun industri perikanan di negara asalnya.
“Dalam pelatihan ini akan dipelajari bagaimana mengelola dan mengembangkan potensi perikanan agar bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) KKP, Syarief Wijaya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (2/11/2012).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan peran Indonesia dalam kerja sama Selatan-Selatan dan penguatan Ketahanan pangan global. “Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk meningkatkan hubungan bilateral Sudan–Indonesia,” kata Direktur Kerja Sama Teknik Kemenlu Siti Nugraha Mauludiah.
Sementara itu, Siddiq Mohammed, salah seorang warga Sudan yang mengikuti pelatihan menjelaskan, Sudan memiliki potensi industri perikanan yang sangat besar. “Untuk ikan air tawar, terdapat potensi cukup besar karena Sudan merupakan negara terluas yang dilewati Sungai Nil,” kata dia.
Para warga Sudan tersebut diajari tentang pengelolaan dan pengembangan industri perikanan agar mereka bisa membangun industri perikanan di negara asalnya.
“Dalam pelatihan ini akan dipelajari bagaimana mengelola dan mengembangkan potensi perikanan agar bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) KKP, Syarief Wijaya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (2/11/2012).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan peran Indonesia dalam kerja sama Selatan-Selatan dan penguatan Ketahanan pangan global. “Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk meningkatkan hubungan bilateral Sudan–Indonesia,” kata Direktur Kerja Sama Teknik Kemenlu Siti Nugraha Mauludiah.
Sementara itu, Siddiq Mohammed, salah seorang warga Sudan yang mengikuti pelatihan menjelaskan, Sudan memiliki potensi industri perikanan yang sangat besar. “Untuk ikan air tawar, terdapat potensi cukup besar karena Sudan merupakan negara terluas yang dilewati Sungai Nil,” kata dia.
(rna)
Lihat Juga :