Muhaimin enggan ungkap nilai UMP
Jum'at, 02 November 2012 - 14:14 WIB
Muhaimin enggan ungkap nilai UMP
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (Menakertrans), Muhaimin Iskandar enggan menyebutkan nilai upah minimum yang nanti akan dilakukan penetapannya pada tanggal 20 November 2012 mendatang.
Namun, terkait hasil survei KHL dengan pengupahan nantinya akan dikoordinasikan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Gubernur Banten Ratu Atut.
"Nilai, belum. Hasil survei dengan pengupahan, hasil diskusi, perdebatan, perbincangan nanti akan dikoordinasikan di antara Gubernur yang ada," kata Muhaimin di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Di sisi lain, Muhaimin mengaku dirinya tidak pernah mengusulkan angka pasti terkait upah minimum itu. Namun, dirinya hanya memberikan pernyataan jika dewan pengupahan daerah harus betul-betul menghitung faktor kebutuhan minimum hidup di setiap Provinsi, terutama DKI Jakarta.
"Saya hanya memberi semacam harapan kepada para dewan pengupahan daerah untuk betul-betul menghitung faktor kebutuhan minimum hidup, terutama di DKI. Jadi kita tidak pernah mengusulkan angka yang pasti," jelas Muhaimin.
Muhaimin juga menegaskan para Gubernur juga masih menunggu dewan pengupahan daerah masing-masing. "Belum ada yang tahu (kisaran upah minimum). Para Gubernur menunggu dewan pengupahan daerah juga," tukas Muhaimin.
Namun, terkait hasil survei KHL dengan pengupahan nantinya akan dikoordinasikan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Gubernur Banten Ratu Atut.
"Nilai, belum. Hasil survei dengan pengupahan, hasil diskusi, perdebatan, perbincangan nanti akan dikoordinasikan di antara Gubernur yang ada," kata Muhaimin di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Di sisi lain, Muhaimin mengaku dirinya tidak pernah mengusulkan angka pasti terkait upah minimum itu. Namun, dirinya hanya memberikan pernyataan jika dewan pengupahan daerah harus betul-betul menghitung faktor kebutuhan minimum hidup di setiap Provinsi, terutama DKI Jakarta.
"Saya hanya memberi semacam harapan kepada para dewan pengupahan daerah untuk betul-betul menghitung faktor kebutuhan minimum hidup, terutama di DKI. Jadi kita tidak pernah mengusulkan angka yang pasti," jelas Muhaimin.
Muhaimin juga menegaskan para Gubernur juga masih menunggu dewan pengupahan daerah masing-masing. "Belum ada yang tahu (kisaran upah minimum). Para Gubernur menunggu dewan pengupahan daerah juga," tukas Muhaimin.
(gpr)
Lihat Juga :