Kinerja reksa dana saham naik signifikan
Minggu, 04 November 2012 - 16:26 WIB
Kinerja reksa dana saham naik signifikan
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja rata-rata reksa dana saham dari sisi imbal hasil (return) sepanjang sepuluh bulan pertama 2012 mencatat perbaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2011.
Tercatat hingga Oktober, kinerja rata-rata reksa dana saham mencapai 10,04 persen. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, tercatat minus 0,35 persen.
Naiknya kinerja reksa dana saham tersebut seiring positifnya kinerja rata-rata indeks harga saham (IHSG) pada periode tersebut. Pada akhir bulan lalu, kinerja rata-rata IHSG tercatat 13,82 persen, sedangkan tahun lalu hanya 2,36 persen.
Analis riset PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan, rendahnya kinerja reksa dana saham pada tahun lalu sebagai imbas kejatuhan bursa yang sangat besar. Dimana katalis utamanya adalah downgrade rating Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa. Sementara itu, tahun ini kondisi dari kawasan tersebut berbalik, dimana berdampak positif pada kinerja IHSG.
"Seperti dicapainya kesepakatan-kesepakatan penting di Eropa dan mulai membaiknya data-data indikator perekonomian di Amerika Serikat," ujar Edbert kepada Sindonews, Minggu (4/11/2012).
Sementara, kinerja reksa dana campuran pada 10 bulan tahun ini tercatat 7,42 persen, tumbuh dibanding tahun lalu yang hanya 1,79 persen. Sedangkan, kinerja reksa dana pendapatan tetap turun menjadi 5,72 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 10,53 persen.
Edbert menjelaskan, turunnya kinerja reksa dana pendapatan tetap pada tahun ini dibanding tahun lalu akibat menurunnya pasar obligasi. Sedangkan, pasar obligasi tahun lalu lebih bagus. Hal itu didorong isu investment grade yang terus bergaung dari awal tahun 2011.
"Salah satu penyebab menurunnya daya tarik obligasi adalah kondisi yield yang sudah relatif rendah," pungkasnya.
Tercatat hingga Oktober, kinerja rata-rata reksa dana saham mencapai 10,04 persen. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, tercatat minus 0,35 persen.
Naiknya kinerja reksa dana saham tersebut seiring positifnya kinerja rata-rata indeks harga saham (IHSG) pada periode tersebut. Pada akhir bulan lalu, kinerja rata-rata IHSG tercatat 13,82 persen, sedangkan tahun lalu hanya 2,36 persen.
Analis riset PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan, rendahnya kinerja reksa dana saham pada tahun lalu sebagai imbas kejatuhan bursa yang sangat besar. Dimana katalis utamanya adalah downgrade rating Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa. Sementara itu, tahun ini kondisi dari kawasan tersebut berbalik, dimana berdampak positif pada kinerja IHSG.
"Seperti dicapainya kesepakatan-kesepakatan penting di Eropa dan mulai membaiknya data-data indikator perekonomian di Amerika Serikat," ujar Edbert kepada Sindonews, Minggu (4/11/2012).
Sementara, kinerja reksa dana campuran pada 10 bulan tahun ini tercatat 7,42 persen, tumbuh dibanding tahun lalu yang hanya 1,79 persen. Sedangkan, kinerja reksa dana pendapatan tetap turun menjadi 5,72 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 10,53 persen.
Edbert menjelaskan, turunnya kinerja reksa dana pendapatan tetap pada tahun ini dibanding tahun lalu akibat menurunnya pasar obligasi. Sedangkan, pasar obligasi tahun lalu lebih bagus. Hal itu didorong isu investment grade yang terus bergaung dari awal tahun 2011.
"Salah satu penyebab menurunnya daya tarik obligasi adalah kondisi yield yang sudah relatif rendah," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :