Hasil pemeriksaan Dahlan akan dibawa ke KPK

Senin, 05 November 2012 - 12:19 WIB
Hasil pemeriksaan Dahlan...
Hasil pemeriksaan Dahlan akan dibawa ke KPK
A A A
Sindonews.com - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, M. Prakosa menyatakan hasil pemeriksaan terhadap Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan terkait pernyataannya menyoal oknum pemeras BUMN, akan diserahkan secepatnya kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Oleh karena itu kita ingin tanyakan siapa sepuluh nama ini, termasuk juga apa ada dokumen pendukungnya yang akan kita gunakan sebagai bagian dari penyelidikan BK dalam menelusuri lebih lengkap," ujar Prakosa di Gedung DPR RI, Senin (5/11/2012).

Menurut Prakosa, selain nama oknum tersebut, BK DPR juga akan menanyakan apakah ada lagi praktik pemerasan lain yang dilakukan. "Kami akan tanyakan semuanya apa informasi yang Dahlan Iskan punya. Ini menjadi tugas BK," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Prakosa juga mengatakan semua pembahasan yang akan dibicarakan di BK bersifat tertutup. "Semua yang ada di dalam adalah informasi yang tertutup, nanti akan kita lihat penelusurannya apakah ada bukti-bukti, tentu akan kita lanjuti dgn pemanggilan-pemanggilan," jelasnya.

Sebelumnya, hari ini pukul 9.40 WIB Menteri BUMN Dahlan Iskan akhirnya datang sendirian memenuhi undangan Badan Kehormatan (BK) DPR untuk menjelaskan pernyataannya bahwa anggota DPR sering memeras BUMN.

Begitu turun dari mobil hijaunya, ia berjanji akan bicara blak-blakan hari ini. "Saya akan sampaikan semua," kata Dahlan Iskan singkat saat tiba di Gedung DPR, Jakarta, Senin (5/11/2012).
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
27 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
46 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved