Redam demo buruh, Kemenakertrans tingkatkan komunikasi
Senin, 05 November 2012 - 14:46 WIB
Redam demo buruh, Kemenakertrans tingkatkan komunikasi
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mengaku telah melakukan langkah komunikasi terkait demo buruh yang menyebabkan hengkangnya investor asing dari dalam negeri.
Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Kemenakertrans Muji Handaya mengatakan, pihaknya sedang melakukan dialog dengan buruh dan pengusaha untuk menyelesaikan permasalahan ini. "Pemerintah berusaha, kita berkomunikasi dengan semua kalangan," kata Muji di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Selain itu, pihaknya juga melakukan pembicaraan dengan serikat bekerja agar demo buruh berjalan dengan tenang. "Kita sudah berusaha untuk menyampaikan langsung kepada Kapolri untuk melakukan pengamanan. Tapi di sisi lain, kita juga sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan serikat pekerja," jelas Muji.
Menurut Muji, dengan pembicaraan tersebut, diharapkan akan ada kesepakatan sehingga permasalahan dapat diselesaikan dengan duduk bersama.
"Kawan-kawan tidak melakukan kegiatan yang meresahkan lagi seperti sweeping, penggerebekan. Kita sudah sepakat untuk duduk bersama," tutup Muji.
Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Kemenakertrans Muji Handaya mengatakan, pihaknya sedang melakukan dialog dengan buruh dan pengusaha untuk menyelesaikan permasalahan ini. "Pemerintah berusaha, kita berkomunikasi dengan semua kalangan," kata Muji di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Selain itu, pihaknya juga melakukan pembicaraan dengan serikat bekerja agar demo buruh berjalan dengan tenang. "Kita sudah berusaha untuk menyampaikan langsung kepada Kapolri untuk melakukan pengamanan. Tapi di sisi lain, kita juga sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan serikat pekerja," jelas Muji.
Menurut Muji, dengan pembicaraan tersebut, diharapkan akan ada kesepakatan sehingga permasalahan dapat diselesaikan dengan duduk bersama.
"Kawan-kawan tidak melakukan kegiatan yang meresahkan lagi seperti sweeping, penggerebekan. Kita sudah sepakat untuk duduk bersama," tutup Muji.
(gpr)
Lihat Juga :