2 nama yang disodorkan Dahlan berinisial IL & S
Senin, 05 November 2012 - 17:53 WIB
2 nama yang disodorkan Dahlan berinisial IL & S
A
A
A
Sindonews.com - Hari ini menteri Badan Usaha milik negara (BUMN) Dahlan Iskan telah menyerahkan dua nama anggota DPR yang diduga memeras BUMN. Lalu siapa dua anggota DPR tersebut?
Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR Usman Djafar fraksi PPP membenarkan bahwa dua anggota DPR yang diduga memeras pihak BUMN adalah IL dan S.
"Iya, hanya inisial IL dan S. Iya, dua itu," ujar Usman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurutnya dalam waktu dekat akan dikonfirmasi ke Dirut BUMN, baru akan mengklarifikasi ke dua anggota DPR yang telah diduga melakukan 'pemerasan' terhadap BUMN. "Kami akan panggil Dirut dulu, kalau betul panggil anggota yang bersangkutan," ujarnya.
Sampai saat ini, BK masih menuggu alat bukti untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. "Dahlan belum bawa bukti, hanya informasi," ujarnya.
BK berjanji jika oknum DPR yang telah diduga melakukan 'pemerasan' dan pihak BUMN tidak mengakui kejadian yang sebenarnya, maka akan segera dikonfrontir. "Itu urusan BK. Kalau semua ngaku ngga perlu. Kalau ngga ngaku baru kita konfrontir," pungkasnya.
Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR Usman Djafar fraksi PPP membenarkan bahwa dua anggota DPR yang diduga memeras pihak BUMN adalah IL dan S.
"Iya, hanya inisial IL dan S. Iya, dua itu," ujar Usman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/11/2012).
Menurutnya dalam waktu dekat akan dikonfirmasi ke Dirut BUMN, baru akan mengklarifikasi ke dua anggota DPR yang telah diduga melakukan 'pemerasan' terhadap BUMN. "Kami akan panggil Dirut dulu, kalau betul panggil anggota yang bersangkutan," ujarnya.
Sampai saat ini, BK masih menuggu alat bukti untuk melakukan penelusuran lebih lanjut. "Dahlan belum bawa bukti, hanya informasi," ujarnya.
BK berjanji jika oknum DPR yang telah diduga melakukan 'pemerasan' dan pihak BUMN tidak mengakui kejadian yang sebenarnya, maka akan segera dikonfrontir. "Itu urusan BK. Kalau semua ngaku ngga perlu. Kalau ngga ngaku baru kita konfrontir," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :