Pemerintah : Tidak mudah capai pertumbuhan ekonomi 6,5%
Selasa, 06 November 2012 - 10:49 WIB
Pemerintah : Tidak mudah capai pertumbuhan ekonomi 6,5%
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah mengaku sulit untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,5 persen pada akhir tahun 2012. Apalagi melihat capaian pada triwulan III, yang hanya mampu mencapai angka 6,17 persen. Selain itu, juga disebabkan oleh belum pulihnya krisis global.
"Kalau lihat sisa kuartal terakhir ini memang tidak mudah mencapai 6,5 persen rata-rata, sebab kita tidak ramalkan kondisi global segera pulih," ucap Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Menurutnya, dengan kondisi saat ini, hal terbaik yang bisa dilakukan pemerintah dengan memanfaatkan momentum yang ada, baik dari investasi dan belanja pemerintah.
"Kalau ditingkatan 6,3 persen rata-rata setahun, ya saya rasa bisa. Jadi, kita pikir lebih baik manfaatkan momentum yang ada, investasi kita jaga dari segi pengeluaran pemerintah kita optimalkan setidaknya 6,3 persen lebih-lebih sedikit kita bisa capai," paparnya.
Dia menegaskan, angka 6,3 persen untuk tahun 2012 cukup realistis untuk dicapai. "Itu realistis dalam kondisi lemah di sisa tahun ini," pungkasnya.
"Kalau lihat sisa kuartal terakhir ini memang tidak mudah mencapai 6,5 persen rata-rata, sebab kita tidak ramalkan kondisi global segera pulih," ucap Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Menurutnya, dengan kondisi saat ini, hal terbaik yang bisa dilakukan pemerintah dengan memanfaatkan momentum yang ada, baik dari investasi dan belanja pemerintah.
"Kalau ditingkatan 6,3 persen rata-rata setahun, ya saya rasa bisa. Jadi, kita pikir lebih baik manfaatkan momentum yang ada, investasi kita jaga dari segi pengeluaran pemerintah kita optimalkan setidaknya 6,3 persen lebih-lebih sedikit kita bisa capai," paparnya.
Dia menegaskan, angka 6,3 persen untuk tahun 2012 cukup realistis untuk dicapai. "Itu realistis dalam kondisi lemah di sisa tahun ini," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :