Ketersedian skilled worker jadi kendala investasi

Selasa, 06 November 2012 - 12:34 WIB
Ketersedian skilled...
Ketersedian skilled worker jadi kendala investasi
A A A
Sindonews.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memandang, kurangnya jumlah tenaga kerja terampil (skilled worker) yang tersedia masih menjadi salah satu kendala terbesar upaya peningkatan iklim investasi di tanah air.

Untuk itu upaya pelatihan kepada para tenaga kerja dianggap sebagai faktor penting yang akan menunjang iklim investasi tanah air tumbuh lebih pesat lagi.

"Mau pindah dari natural resources (sumber daya bahan mentah) ke value added (komoditas bernilai tambah), tapi itu kan hanya bisa dilakukan dengan satu hal. Kalau skilled workers-nya ada. Tenaga kerja terampilnya ada," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Muhamad Chatib Basri di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Kebutuhan tenaga kerja terampil itu sendiri, lanjut Chatib, tercermin dari tingginya permintaan salah satu perusahaan asing yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Dimana, perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja dengan spesifikasi berpendidikan setara Strata 3 dengan jumlah yang sangat banyak.

"Ada ini yang ingin masuk ke sini (Indonesia) dan yang dia (perusahaan calon investor) membutuhkan 3.000 Phd (berpendidikan setara Strata 3). Saya tidak perlu sebutkan perusahaannya. Tapi, dari situ bisa tercermin bagaimana kebutuhan tenaga kerja terampilnya sangat besar," kata dia.

Untuk itu, lanjut Chatib lagi, diperlukan upaya pembekalan dan pelatihan yang memadai agar permintaan yang besar guna mendukung iklim investasi kini berkembang lebih pesat lagi.

"Salah satu stock dari skilled workers harus didukung. Mungkin ada persoalan, makanya ini the importance of training (pentingnya sebuah pelatihan). Potensinya besar, investornya besar dan tinggi ke sana (permintaan akan skilled worker)," simpul dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
5 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
5 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
5 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
6 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
6 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved