Indosat buyback Obligasi IIB
Rabu, 07 November 2012 - 15:55 WIB
Indosat buyback Obligasi IIB
A
A
A
Sindonews.com - PT Indosat Tbk (ISAT) telah melakukan opsi beli surat utang (Obligasi) Indosat II Seri B Tahun 2012 (Obligasi Indosat IIB), dengan harga 101 persen dari nilai pokok obligasi Indosat II Seri B/2012.
Adapun nilai pokok Obligasi Indasat II Seri B tersebut sebesar Rp200 miliar. Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, pelaksanaan opsi beli Obligasi perseroan telah dilakukan kemarin, Selasa (6/11/2012).
"Kami secara berkesinambungan terus melakukan restrukturisasi terhadap utang-utang kami, sehingga sebagai hasilnya, biaya utang kami akan lebih efisien," kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Rabu (7/11/2012).
Padahal, obligasi Indosat II Seri B/ 2012 sesuai jadwal baru akan jatuh tempo pada 2032. Sementara, wali amanat obligasi Indosat tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Dengan opsi beli ini, maka terhitung kemarin, obligasi perseroan tidak lagi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelunasan pokok obligasi dan pembayaran bunga obligasi dilakukan oleh KSEI atas nama emiten sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Pada kuartal III tahun ini, perseroan mencatat total utang bertambah sekitar 0,9 persen menjadi Rp21,847 triliun dari Rp21,643 triliun pada kuartal III tahun lalu. Penambahan utang perseroan berasal dari penerbitan obligasi Indosat VIII sebesar Rp2,7 triliun dan Sukuk Ijarah V senilai Rp300 miliar dan penarikan fasilitas RCF BCA sebesar Rp500 miliar.
Sementara itu, perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini sudah membayar utang, dengan rincian cicilan pinjaman sindikasi dalam denominasi dolar Amerika Serikat (USD) senilai USD144 juta, cicilan pinjaman SEK Tranche A, B dan C sebesar USD450 juta.
Disamping itu, HSBC Coface dan Sinosure sebesar USD20,1 juta, cicilan pinjaman komersial sembilan tahun dari HSBC senlai USD3,4 juta, pinjaman BCA dan Bank Mandiri masing-masing Rp1 triliun. Selain itu, pembayaran bersih fasilitas RFC Mandiri senilai Rp300 miliar, fasilitas kredit Niaga Rp30 miliat dan Obligasi terbatas I dan II Lintasarta sebesar Rp42 miliar.
Adapun nilai pokok Obligasi Indasat II Seri B tersebut sebesar Rp200 miliar. Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli mengatakan, pelaksanaan opsi beli Obligasi perseroan telah dilakukan kemarin, Selasa (6/11/2012).
"Kami secara berkesinambungan terus melakukan restrukturisasi terhadap utang-utang kami, sehingga sebagai hasilnya, biaya utang kami akan lebih efisien," kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Rabu (7/11/2012).
Padahal, obligasi Indosat II Seri B/ 2012 sesuai jadwal baru akan jatuh tempo pada 2032. Sementara, wali amanat obligasi Indosat tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Dengan opsi beli ini, maka terhitung kemarin, obligasi perseroan tidak lagi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelunasan pokok obligasi dan pembayaran bunga obligasi dilakukan oleh KSEI atas nama emiten sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Pada kuartal III tahun ini, perseroan mencatat total utang bertambah sekitar 0,9 persen menjadi Rp21,847 triliun dari Rp21,643 triliun pada kuartal III tahun lalu. Penambahan utang perseroan berasal dari penerbitan obligasi Indosat VIII sebesar Rp2,7 triliun dan Sukuk Ijarah V senilai Rp300 miliar dan penarikan fasilitas RCF BCA sebesar Rp500 miliar.
Sementara itu, perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini sudah membayar utang, dengan rincian cicilan pinjaman sindikasi dalam denominasi dolar Amerika Serikat (USD) senilai USD144 juta, cicilan pinjaman SEK Tranche A, B dan C sebesar USD450 juta.
Disamping itu, HSBC Coface dan Sinosure sebesar USD20,1 juta, cicilan pinjaman komersial sembilan tahun dari HSBC senlai USD3,4 juta, pinjaman BCA dan Bank Mandiri masing-masing Rp1 triliun. Selain itu, pembayaran bersih fasilitas RFC Mandiri senilai Rp300 miliar, fasilitas kredit Niaga Rp30 miliat dan Obligasi terbatas I dan II Lintasarta sebesar Rp42 miliar.
(rna)
Lihat Juga :