2013, PNM akan bangun 100 outlet
Rabu, 07 November 2012 - 18:19 WIB
2013, PNM akan bangun 100 outlet
A
A
A
Sindonews.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero akan membangun sebanyak 100 gerai (outlet) unit layanan modal mikro (Ulamm) PNM di sejumlah wilayah Indonesia pada tahun depan.
Executive Vice President PT PNM Bambang Siswaji mengatakan, 100 outlet tersebut akan dibangun di sejumlah wilayah Indonesia, seperti di Sumatera, Jawa, Seulawesi dan Kalimantan. "Pembangunan outlet Ulamm dilakukan pada kuartal I tahun depan," kata dia di Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Disingung mengenai nilai investasi pembangunan 100 outlet tersebut, Bambang enggan menyebutkan angkanya. Kendati demikian, pembangunan 100 outlet Ulamm ini dapat mendorong penyaluran dana ke sektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).
Tahun depan, dia menargetkan, penyaluran dana ke sektor UMKM melalui Ulamm bisa mencapai Rp3 triliun. Sementara itu, perseroan hingga penghujung tahun ini menargetkan bisa mencetak pendapatan sebesar Rp800 miliar dan laba bersih Rp26 miliar.
Hal ini ditopang dari kontribusi bisnis Ulamm, yang mencapai diatas 20 persen dari rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP). Sedangkan untuk tahun depan, perseroan berharap bisa membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun, dengan laba bersih tumbuh 10 persen dibanding tahun ini.
Executive Vice President PT PNM Bambang Siswaji mengatakan, 100 outlet tersebut akan dibangun di sejumlah wilayah Indonesia, seperti di Sumatera, Jawa, Seulawesi dan Kalimantan. "Pembangunan outlet Ulamm dilakukan pada kuartal I tahun depan," kata dia di Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Disingung mengenai nilai investasi pembangunan 100 outlet tersebut, Bambang enggan menyebutkan angkanya. Kendati demikian, pembangunan 100 outlet Ulamm ini dapat mendorong penyaluran dana ke sektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM).
Tahun depan, dia menargetkan, penyaluran dana ke sektor UMKM melalui Ulamm bisa mencapai Rp3 triliun. Sementara itu, perseroan hingga penghujung tahun ini menargetkan bisa mencetak pendapatan sebesar Rp800 miliar dan laba bersih Rp26 miliar.
Hal ini ditopang dari kontribusi bisnis Ulamm, yang mencapai diatas 20 persen dari rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP). Sedangkan untuk tahun depan, perseroan berharap bisa membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun, dengan laba bersih tumbuh 10 persen dibanding tahun ini.
(rna)
Lihat Juga :