Pemda diberi waktu 2 bulan usulkan proyek
Kamis, 08 November 2012 - 12:41 WIB
Pemda diberi waktu 2 bulan usulkan proyek
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo menyebutkan, empat kabupaten yang menjadi model percontohan pada Green Prosperity Project (GPP) harus mengajukan proyek dalam waktu dua bulan kedepan.
"Jadi, ada waktu dua bulan mengejar persyaratan dan ini salah satunya adalah proyek dengan daya karbon rendah," kata Lukita di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Setelah proyek itu diajukan, menurut dia, anggaran hibah dari pemerintah Amerika Serikat yang diwakili oleh Millennium Challenge Corporation (MCC) sebesar USD322,5 juta baru dapat dicairkan.
"Akan dicairkan sesuai dengan pengajuan proyek, yang diminta oleh pemerintah itu sendiri," jelasnya.
Karena itu, dia menambahkan, memang dibutuhkan komitmen yang jelas dan tegas dari pemerintah daerah (pemda) untuk menjalankan proyek tersebut. Ini merupakan hibah yang kompetitif, dimana mulai dari negara yang akan diberikan hingga pihak daerah yang menerima bahkan pelaksana proyek saling bersaing satu sama lain.
"Jangan sampai harapan tinggi dari Gubernur, tapi tidak bisa karena ada kesalahan. Kita akan kecewa dan malu," pungkasnya.
"Jadi, ada waktu dua bulan mengejar persyaratan dan ini salah satunya adalah proyek dengan daya karbon rendah," kata Lukita di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Setelah proyek itu diajukan, menurut dia, anggaran hibah dari pemerintah Amerika Serikat yang diwakili oleh Millennium Challenge Corporation (MCC) sebesar USD322,5 juta baru dapat dicairkan.
"Akan dicairkan sesuai dengan pengajuan proyek, yang diminta oleh pemerintah itu sendiri," jelasnya.
Karena itu, dia menambahkan, memang dibutuhkan komitmen yang jelas dan tegas dari pemerintah daerah (pemda) untuk menjalankan proyek tersebut. Ini merupakan hibah yang kompetitif, dimana mulai dari negara yang akan diberikan hingga pihak daerah yang menerima bahkan pelaksana proyek saling bersaing satu sama lain.
"Jangan sampai harapan tinggi dari Gubernur, tapi tidak bisa karena ada kesalahan. Kita akan kecewa dan malu," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :