November, BI Rate ditahan pada 5,75%

Kamis, 08 November 2012 - 14:04 WIB
November, BI Rate ditahan...
November, BI Rate ditahan pada 5,75%
A A A
Sindonews.com - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk menahan BI Rate di angka 5,75 persen. Alasannya, karena masih dianggap sesuai dengan tekanan inflasi yang rendah di tahun 2012 dan 2013 mencapai 4,5±1 persen.

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada tanggal 8 November 2012 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen," kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat, Dody Budi Waluyo dalam siaran pers, Kamis (8/11/2012).

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi di triwulan III 2012 tumbuh 6,2 persen sedikit lebih rendah dari perkiraan akibat penurunan kinerja ekspor yang masih berlanjut. Pertumbuhan tersebut di dorong oleh kuat permintaan domestik yang terus meningkat, ditopang oleh konsumsi dan investasi domestik yang kuat.

Pada sisi ekspor diperkiraan juga akan mengalami perbaikan sejalan dentgan membaiknnya perekonomian beberapa negara minta dagang utama.

"Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indonesia untuk keseluruhan tahun 2012 diperkirakan akan tumbuh 6,3 persen dan pada tahun 2013 meningkat menuju kisaran 6,3 hingga 6,7 persen," jelasnya.

Nilai tukar rupiah, lanjutnya, pada Bulan Oktober 2012 bergerak sesuai dengan kondisi pasar dengan intensitas depresiasi yang menurun. Rupiah secara point to point melemah sebesar 0,36 persen (mtm) ke level Rp9.605 per dollar AS atau secara rata-rata melemah 0,41 persen (mtm) menjadi Rp9.593 per dolar AS.

Intensitas, tekanan terhadap rupiah menurun sejalan dengan menurunnya defisit transaksi berjalan dan neraca pembayaran yang kembali surplus.

Dengan perkembangan tersebut, jumlah cadangan devisa pada akhir Oktober 2012 meningkat sehingga mencapai 110,3 miliar dolar AS atau setara dengan 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
35 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved