Pemasaran mobil Esemka bidik Pemda se-Indonesia
Sabtu, 10 November 2012 - 08:00 WIB
Pemasaran mobil Esemka bidik Pemda se-Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Launching mobil Esemka hari ini, Sabtu 10 November 2012 memamerkan 80 unit kendaraan automotif kreasi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu di expo center Solo Technopark (STP), Jebres, Solo, Jawa Tengah. Produksi awal tipe mobil Esemka selain menyasar kalangan awam juga membidik pengguna kendaraan dinas Pemda se-Indonesia.
Manajer Pengendali Produksi PT Solo Manufaktur Kreasi Joko Sutrisno mengatakan masyarakat bebas memesan mobil Esemka dalam ekspo hari ini dan dua hari setelahnya. Terdapat tiga tipe yang akan diproduksi tahap awal, yakni SUV Rajawali, Double Cabin Digdaya, dan dua varian tipe pick up Esemka Bima.
“Produksi mobil Esemka dimulai, berkat sertifikat uji tipe sudah dikantongi untuk tipe-tipenya. Dalam ekspo selama tiga hari (10-12 November 2012), kami membuka pemesanan mobil Esemka,” kata dia di Solo, Jumat (9/11/2012).
Untuk tahap pertama, PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil tersebut melayani pemesanan tipe SUV Rajawali dan pick up Bima. Dua tipe itu telah mengantongi Sertifikat Uji Tipe (SUT), sedangkan tipe lain mobil Esemka masih dalam proses pengajuan uji. Harga pasar SUV Rajawali berkisar Rp130 juta-Rp140 juta. Sementara untuk Bima Rp65 juta-Rp75 juta.
Joko mengatakan, perusahaannya memberlakukan setoran awal sebagai tanda jadi dan uang muka pemesanan mobil Esemka. “Untuk administrasinya Rp2 juta, sekaligus sebagai tanda jadi memesan mobil. Di sini pesanan diinventarisasi, identitas pemesan, warna mobil, jenis mobil apa? Kemudian setelah administrasi selesai, pembayaran uang muka adalah 30 persen dari harga jual mobil,” lanjutnya.
Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Sulistyo Rabono menargetkan penggunaan mobil Esemka di Pemda se-Indonesia. Untuk itulah ia mengundang para pimpinan kepala daerah untuk hadir di ekspo, supaya mereka bebas menjajaki pemakaian mobil itu.
“Target kita, mobil ini bisa menjadi kendaraan operasional dinas pemerintah daerah di Indonesia,” kata Sulistyo.
Manajer Pengendali Produksi PT Solo Manufaktur Kreasi Joko Sutrisno mengatakan masyarakat bebas memesan mobil Esemka dalam ekspo hari ini dan dua hari setelahnya. Terdapat tiga tipe yang akan diproduksi tahap awal, yakni SUV Rajawali, Double Cabin Digdaya, dan dua varian tipe pick up Esemka Bima.
“Produksi mobil Esemka dimulai, berkat sertifikat uji tipe sudah dikantongi untuk tipe-tipenya. Dalam ekspo selama tiga hari (10-12 November 2012), kami membuka pemesanan mobil Esemka,” kata dia di Solo, Jumat (9/11/2012).
Untuk tahap pertama, PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil tersebut melayani pemesanan tipe SUV Rajawali dan pick up Bima. Dua tipe itu telah mengantongi Sertifikat Uji Tipe (SUT), sedangkan tipe lain mobil Esemka masih dalam proses pengajuan uji. Harga pasar SUV Rajawali berkisar Rp130 juta-Rp140 juta. Sementara untuk Bima Rp65 juta-Rp75 juta.
Joko mengatakan, perusahaannya memberlakukan setoran awal sebagai tanda jadi dan uang muka pemesanan mobil Esemka. “Untuk administrasinya Rp2 juta, sekaligus sebagai tanda jadi memesan mobil. Di sini pesanan diinventarisasi, identitas pemesan, warna mobil, jenis mobil apa? Kemudian setelah administrasi selesai, pembayaran uang muka adalah 30 persen dari harga jual mobil,” lanjutnya.
Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Sulistyo Rabono menargetkan penggunaan mobil Esemka di Pemda se-Indonesia. Untuk itulah ia mengundang para pimpinan kepala daerah untuk hadir di ekspo, supaya mereka bebas menjajaki pemakaian mobil itu.
“Target kita, mobil ini bisa menjadi kendaraan operasional dinas pemerintah daerah di Indonesia,” kata Sulistyo.
(gpr)
Lihat Juga :