Ini 3 Dirut BUMN yang patut diteladani
Minggu, 11 November 2012 - 11:51 WIB
Ini 3 Dirut BUMN yang patut diteladani
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menyebut, Direktur Utama PT Pelindo II (Pelindo II), PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sebagai direktur utama (dirut) perusahaan milik negara yang patut diteladani kepemimpinannya.
"Orang baik tiga kriterianya, memiliki kompetensi yang melebihi orang lain, memiliki integritas, dan yang paling penting adalah dia berani. Ada beberapa contoh, Dirut Pelindo II, Dirut KAI, Dirut Peruri itu contoh orang yang memiliki kriteria tersebut," tutur Said Didu pada wartawan usai acara Polemik Sindo Radio Network, kemarin (10/11/2012).
Menurut Said, BUMN membutuhkan orang-orang seperti ketiga dirut yang disebutnya untuk memimpin BUMN. Pasalnya, para pemimpin seperti itulah yang mampu melindungi BUMN dari intervensi maupun pemerasan pihak-pihak tertentu, serta menjalankan pengelolaan BUMN sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).
"Tempatkan orang baik sebagai direksi. Ini ada orang pintar, punya integritas tapi penakut. Itu harus pemberani," kata dia.
Namun, Said mengakui bahwa tidak mudah menempatkan orang-orang cakap yang berintegritas dan berani sebagai pemimpin BUMN. Peran perusahaan-perusahaan pelat merah yang sangat strategis dalam menjalankan roda perekonomian di negeri ini mengundang banyak pihak untuk mengambil keuntungan dengan 'menitipkan' orang ke dalam jajaran direksi BUMN.
"Cuma ada problem menempatkan orang seperti ini, saya alami, banyak sekali tantangan karena banyak sekali orang yang tidak setuju menempatkan orang baik di BUMN. Terutama tadi yang mau main-main," pungkasnya.
"Orang baik tiga kriterianya, memiliki kompetensi yang melebihi orang lain, memiliki integritas, dan yang paling penting adalah dia berani. Ada beberapa contoh, Dirut Pelindo II, Dirut KAI, Dirut Peruri itu contoh orang yang memiliki kriteria tersebut," tutur Said Didu pada wartawan usai acara Polemik Sindo Radio Network, kemarin (10/11/2012).
Menurut Said, BUMN membutuhkan orang-orang seperti ketiga dirut yang disebutnya untuk memimpin BUMN. Pasalnya, para pemimpin seperti itulah yang mampu melindungi BUMN dari intervensi maupun pemerasan pihak-pihak tertentu, serta menjalankan pengelolaan BUMN sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).
"Tempatkan orang baik sebagai direksi. Ini ada orang pintar, punya integritas tapi penakut. Itu harus pemberani," kata dia.
Namun, Said mengakui bahwa tidak mudah menempatkan orang-orang cakap yang berintegritas dan berani sebagai pemimpin BUMN. Peran perusahaan-perusahaan pelat merah yang sangat strategis dalam menjalankan roda perekonomian di negeri ini mengundang banyak pihak untuk mengambil keuntungan dengan 'menitipkan' orang ke dalam jajaran direksi BUMN.
"Cuma ada problem menempatkan orang seperti ini, saya alami, banyak sekali tantangan karena banyak sekali orang yang tidak setuju menempatkan orang baik di BUMN. Terutama tadi yang mau main-main," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :