Produksi beras berlebih, masih impor

Minggu, 11 November 2012 - 15:00 WIB
Produksi beras berlebih,...
Produksi beras berlebih, masih impor
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia terus menerus dikritik oleh berbagai kalangan karena terlalu sering mengimpor kebutuhan pokok, mulai beras, kedelai, jagung dan ubi.

Kepala Badan Ketahanan Pangan RI Ahmad Suryana mengatakan, impor merupakan kemauan politik pemerintah sesuai Undang-Undang (UU) Pangan, dimana penyediaan pangan berasal dari produksi dalam negeri dan cadangan pangan. Apabila produksi dalam negeri tak mencukupi, maka impor bisa dilakukan.

"Karena kami melihat, masyarakat harus cukup pangannya. Harus impor, itu kebijakan yang boleh dilakukan, tapi sifatnya usaha terakhir," ujarnya dalam sambutannya di acara peluncuran buku "One Day No Rice" Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Minggu (11/11/12).

Terkait dengan gerakan Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice, kata dia, agar kebutuhan terhadap beras tak meningkat terus. Semangat memproklamirkan makan tak hanya dari beras, penting dilakukan. Makanan beras bisa diganti dengan yang lain, yakni makanan nonpadi.

"Produksi padi kita sudah memenuhi kebutuhannya tiga sampai lima tahun terakhir. Produksi beras data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun ini sebanyak 38 juta ton beras, dan kebutuhan hanya 34 juta ton, kelebihan 4 juta ton," ungkapnya.

Namun, lanjutnya, kebutuhan tersebut masih kurang sehingga harus mengimpor. "Kenapa masih impor, ada dua hal, masyarakat menyimpan di penggilingan 1,5 juta ton. Raskin 3 juta ton, kalau tak memenuhi kebutuhan, maka dipenuhi dari impor," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
19 menit yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
26 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
52 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
1 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved