Pemerintah didorong berikan subsidi untuk petani nonpadi

Minggu, 11 November 2012 - 18:29 WIB
Pemerintah didorong...
Pemerintah didorong berikan subsidi untuk petani nonpadi
A A A
Sindonews.com - Gerakan diversifikasi pangan pengganti beras diklaim mampu menurunkan angka konsumsi beras nasional, sehingga impor beras bisa menurun dan ketergantungan terhadap beras dapat dikurangi.

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengatakan, perlu ada dukungan yang kuat dari pemerintah untuk mengajak masyarakat mengonsumsi karbohidrat nonberas. Misalnya, dengan memberikan subsidi pada petani yang memproduksi bahan pangan lokal nonberas.

"Saat ini subsidi yang diberikan pada mereka jauh lebih kecil dengan petani beras. Harusnya proporsinya sama besar, ini yang kami dorong kepada Kementerian Pertanian," katanya saat peluncuran buku Wali Kota Depok yang berjudul One Day No Rice (Sehari Tanpa Nasi), Minggu (11/11/12).

Gerakan Sehari Tanpa Nasi, kata dia, adalah langkah baik dari para pemimpin lokal dalam memegang teguh komitmen ketahanan pangan nasional. Pasalnya, lanjut dia, pemerintah Indonesia selama ini selalu membasiskan diri pada impor.

"Kerawanan pangan harus diwujudkan dengan kedaulatan pangan nasional dan prakarsa ini layak didukung. Mestinya Kementerian hadirkan policy yang kuat, hadirkan anggaran yang mendukung daerah-daerah yang selama ini basis makanan bukan nasi. Memang subsidi itu sangat kecil untuk dibandingkan dengan petani padi," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Republik Indonesia, Ahmad Suryana mengatakan, produksi beras sampai Oktober 2012 sudah mencapai 38 juta ton. Padahal, konsumsi beras di Indonesia hanya mencapai 34 juta ton per tahun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
18 menit yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
26 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
52 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
1 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved