Produksi minyak PHE ONWJ tembus 40.000 bopd
Selasa, 13 November 2012 - 08:47 WIB
Produksi minyak PHE ONWJ tembus 40.000 bopd
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mencatat produksi sebesar 40.093 barel minyak per hari (bopd) dan gas 202,4 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) sejak hari ini.
Capaian tersebut merupakan produksi tertinggi di lapangan tersebut sejak pengambilalihan kepemilikannya oleh Pertamina.
“Produksi hampir dua kali lipat sejak Pertamina mulai mengoperasikan blok ONWJ pada tahun 2009," kata General Manager Eksekutif PHE ONWJ, Jonly Sinulingga dalam siaran pers, Selasa (12/11/2012).
Meski awal tahun produksi sempat melambat, menurutnya, dapat diatasi dengan program pemeliharaan fasilitas yang sudah sangat tua, sehingga menjelang akhir tahun 2012 dapat mengejar target.
Pada tahun 2011, PHE ONWJ melakukan eksplorasi sumur YY-4 dan KKT 1. Hasil test dari 3 zona di sumur YY-4 menghasilkan total 3.740 bopd dan 22 mmscfd, sedang sumur KKT-1 menghasilkan 2100 bopd dan 4 mmscfd dari 2 zona reservoir.
Dari target lima sumur eksplorasi pada tahun 2012, yakni KLU 1, MRAX-1, ZTX-1, SP-1 dan EG-1, sumur KLU-1 telah berhasil mendapatkan cadangan gas dan kondensat dari empat struktur dengan hasil total tes sebesar 620 bopd dan 22 mmscfd. Sedangkan pemboran sumur lainnya akan dilaksanakan pada akhir tahun hingga awal tahun depan.
“Penemuan ini sangat membanggakan, mengingat telah terjadi kekosongan kegiatan eksplorasi selama 13 tahun terakhir. Hasil tesnya cukup bagus, kita akan melanjutkan kegiatan seismik dan eksplorasi sebagai penunjang produksi ONWJ di tahun-tahun mendatang," paparnya.
Tahun 2013, pihaknya mengajukan empat (4) sumur eksplorasi yang diharapkan akan menambah cadangan minyak dan gas di lepas pantai laut Jawa Barat untuk mendukung Pertamina dalam mencapai target produksi nasional.
Di penghujung tahun ini, survey seismik 3D seluas 650 Km2 di Zona Transisi bagian Barat (West Transition Zone) juga telah selesai dilaksanakan.
Sebagai informasi, komposisi kepemilikan blok ONWJ adalah Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd. (Operator) sebesar 53,25 persen, EMP ONWJ Ltd. 36,7205 persen, Talisman Resources (N.W Java) Ltd. sebesar 5,0295 persen dan Risco Energy ONWJ BV sebesar 5 persen. Produksi gas blok ONWJ (Offshore North West Java) dipasok untuk kebutuhan dalam negeri yaitu, PT PLN, PT Pupuk Kujang Cikampek dan Kilang RU VI Balongan Pertamina.
Capaian tersebut merupakan produksi tertinggi di lapangan tersebut sejak pengambilalihan kepemilikannya oleh Pertamina.
“Produksi hampir dua kali lipat sejak Pertamina mulai mengoperasikan blok ONWJ pada tahun 2009," kata General Manager Eksekutif PHE ONWJ, Jonly Sinulingga dalam siaran pers, Selasa (12/11/2012).
Meski awal tahun produksi sempat melambat, menurutnya, dapat diatasi dengan program pemeliharaan fasilitas yang sudah sangat tua, sehingga menjelang akhir tahun 2012 dapat mengejar target.
Pada tahun 2011, PHE ONWJ melakukan eksplorasi sumur YY-4 dan KKT 1. Hasil test dari 3 zona di sumur YY-4 menghasilkan total 3.740 bopd dan 22 mmscfd, sedang sumur KKT-1 menghasilkan 2100 bopd dan 4 mmscfd dari 2 zona reservoir.
Dari target lima sumur eksplorasi pada tahun 2012, yakni KLU 1, MRAX-1, ZTX-1, SP-1 dan EG-1, sumur KLU-1 telah berhasil mendapatkan cadangan gas dan kondensat dari empat struktur dengan hasil total tes sebesar 620 bopd dan 22 mmscfd. Sedangkan pemboran sumur lainnya akan dilaksanakan pada akhir tahun hingga awal tahun depan.
“Penemuan ini sangat membanggakan, mengingat telah terjadi kekosongan kegiatan eksplorasi selama 13 tahun terakhir. Hasil tesnya cukup bagus, kita akan melanjutkan kegiatan seismik dan eksplorasi sebagai penunjang produksi ONWJ di tahun-tahun mendatang," paparnya.
Tahun 2013, pihaknya mengajukan empat (4) sumur eksplorasi yang diharapkan akan menambah cadangan minyak dan gas di lepas pantai laut Jawa Barat untuk mendukung Pertamina dalam mencapai target produksi nasional.
Di penghujung tahun ini, survey seismik 3D seluas 650 Km2 di Zona Transisi bagian Barat (West Transition Zone) juga telah selesai dilaksanakan.
Sebagai informasi, komposisi kepemilikan blok ONWJ adalah Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd. (Operator) sebesar 53,25 persen, EMP ONWJ Ltd. 36,7205 persen, Talisman Resources (N.W Java) Ltd. sebesar 5,0295 persen dan Risco Energy ONWJ BV sebesar 5 persen. Produksi gas blok ONWJ (Offshore North West Java) dipasok untuk kebutuhan dalam negeri yaitu, PT PLN, PT Pupuk Kujang Cikampek dan Kilang RU VI Balongan Pertamina.
(rna)
Lihat Juga :