Hingga Oktober, produksi CPO AALI naik 12,7%
Selasa, 13 November 2012 - 15:45 WIB
Hingga Oktober, produksi CPO AALI naik 12,7%
A
A
A
Sindonews.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) hingga bulan ke-10 tahun ini mencatat peningkatan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar 12,7 persen menjadi 1,18 juta ton dari 1,05 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.
Investor Relations AALI Rudy Limardjo mengatakan, naiknya produksi minyak sawit mentah perseroan seiring naiknya produksi tandan buah segar (TBS) pada periode tersebut. "Selama periode tersebut, AALI mencatat kenaikan produksi TBS sebesar 12,3 persen," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/11/2012).
Dia menjelaskan, produksi TBS perseroan hingga akhir Oktober tahun ini tercatat sebanyak 4.48 juta ton, sedangkan pada akhir Oktober tahun lalu sekitar 3,98 juta ton. Adapun, produksi minyak sawit mentah perseroan dikontribusi dari Sumatera, yang mencapai 42,7 persen dari total produksi atau setara 1,91 juta ton, naik 7,8 persen dibanding tahun lalu 1,77 juta ton.
Selanjutnya, wilayah Kalimantan memproduksi sekitar 39,5 persen atau setara 1,77 juta ton, naik 21,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,45 juta ton. Sedangkan, wilayah Sulawesi mengontribusi sekitar 17,8 persen atau 797,14 ribu ton, naik 4,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 763,29 ribu ton.
Perseroan pada kuartal III tahun ini mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar 10,1 persen menjadi Rp1,67 triliun dari Rp1,86 triliun. Turunnya laba perseroan seiring anjloknya harga minyak mentah dunia.
Harga jual rata-rata minyak sawit mentah perseroan turun 0,5 persen menjadi Rp7.739 per kilogram (kg) dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan produksi dan volume penjualan minyak sawit mentah bertumbuh masing-masing 11,2 persen dan 11,7 persen menjadi 1,04 juta ton dan 993,9 ribu ton.
Investor Relations AALI Rudy Limardjo mengatakan, naiknya produksi minyak sawit mentah perseroan seiring naiknya produksi tandan buah segar (TBS) pada periode tersebut. "Selama periode tersebut, AALI mencatat kenaikan produksi TBS sebesar 12,3 persen," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/11/2012).
Dia menjelaskan, produksi TBS perseroan hingga akhir Oktober tahun ini tercatat sebanyak 4.48 juta ton, sedangkan pada akhir Oktober tahun lalu sekitar 3,98 juta ton. Adapun, produksi minyak sawit mentah perseroan dikontribusi dari Sumatera, yang mencapai 42,7 persen dari total produksi atau setara 1,91 juta ton, naik 7,8 persen dibanding tahun lalu 1,77 juta ton.
Selanjutnya, wilayah Kalimantan memproduksi sekitar 39,5 persen atau setara 1,77 juta ton, naik 21,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,45 juta ton. Sedangkan, wilayah Sulawesi mengontribusi sekitar 17,8 persen atau 797,14 ribu ton, naik 4,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 763,29 ribu ton.
Perseroan pada kuartal III tahun ini mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar 10,1 persen menjadi Rp1,67 triliun dari Rp1,86 triliun. Turunnya laba perseroan seiring anjloknya harga minyak mentah dunia.
Harga jual rata-rata minyak sawit mentah perseroan turun 0,5 persen menjadi Rp7.739 per kilogram (kg) dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan produksi dan volume penjualan minyak sawit mentah bertumbuh masing-masing 11,2 persen dan 11,7 persen menjadi 1,04 juta ton dan 993,9 ribu ton.
(rna)
Lihat Juga :