2013, SMGR berencana terbitkan obligasi Rp2 T
Selasa, 13 November 2012 - 18:39 WIB
2013, SMGR berencana terbitkan obligasi Rp2 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) berencana menerbitkan obligasi sekitar Rp2 triliun pada tahun depan. Obligasi ini guna memenuhi kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang 2013.
"Jadi awal tahun depan harus sudah ditargetkan dengan menentukan pilihan instrumen apa yang akan digunakan," ujar Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto saat ditemui usai acara Komite Ekonomi Nasional di Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Dia berharap pada kuartal II/2013 sudah dapat mengikat beberapa komitmen. Menurut dia, kebutuhan pendanaan dari luar perusahaan mencapai USD400 juta atau sekitar Rp4 triliun, yang digunakan untuk rencana kerja selama tiga tahun mendatang. "Maka untuk menutupi kebutuhan kami pada 2013, porsi pinjaman perbankan dan obligasi adalah 50:50," imbuhnya.
Rencananya, obligasi perusahaan plat merah ini berdenominasi rupiah. Adapun, belanja modal perseroan tahun depan sebesar Rp5 triliun atau USD500 juta. Belanja modal dialokasikan untuk pembangunan pabrik di Rembang dan Padang. Selain itu, untuk pembangunan packing plant, infrastruktur maupun penyertaan ke anak usaha.
Dwi menjelaskan, mayoritas belanja modal digunakan untuk pembangunan pabrik baru dan packing plant, dengan alokasi sekitar setengah dari belanja modal atau sekitar Rp2,5 triliun. "Capex tersebut nantinya berasal dari bond dan pinjaman serta ekuitas," ujarnya.
Dia memaparkan, hingga saat ini posisi ekuitas perseroan mencapai Rp4 triliun. Sementara itu, volume produksi dan penjualan perseroan pada 2013 ditargetkan tumbuh sekitar 15 persen atau di atas industri. Pasalnya perseroan telah menyelesaikan pabrik baru, yang akan memberikan konstribus terhadap produksi semen perseroan.
"Pendapatan akan sekitar itu dengan persaingan yang masih berat kita tidak mengasumsikan adanya kenaikan harga," katanya.
"Jadi awal tahun depan harus sudah ditargetkan dengan menentukan pilihan instrumen apa yang akan digunakan," ujar Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto saat ditemui usai acara Komite Ekonomi Nasional di Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Dia berharap pada kuartal II/2013 sudah dapat mengikat beberapa komitmen. Menurut dia, kebutuhan pendanaan dari luar perusahaan mencapai USD400 juta atau sekitar Rp4 triliun, yang digunakan untuk rencana kerja selama tiga tahun mendatang. "Maka untuk menutupi kebutuhan kami pada 2013, porsi pinjaman perbankan dan obligasi adalah 50:50," imbuhnya.
Rencananya, obligasi perusahaan plat merah ini berdenominasi rupiah. Adapun, belanja modal perseroan tahun depan sebesar Rp5 triliun atau USD500 juta. Belanja modal dialokasikan untuk pembangunan pabrik di Rembang dan Padang. Selain itu, untuk pembangunan packing plant, infrastruktur maupun penyertaan ke anak usaha.
Dwi menjelaskan, mayoritas belanja modal digunakan untuk pembangunan pabrik baru dan packing plant, dengan alokasi sekitar setengah dari belanja modal atau sekitar Rp2,5 triliun. "Capex tersebut nantinya berasal dari bond dan pinjaman serta ekuitas," ujarnya.
Dia memaparkan, hingga saat ini posisi ekuitas perseroan mencapai Rp4 triliun. Sementara itu, volume produksi dan penjualan perseroan pada 2013 ditargetkan tumbuh sekitar 15 persen atau di atas industri. Pasalnya perseroan telah menyelesaikan pabrik baru, yang akan memberikan konstribus terhadap produksi semen perseroan.
"Pendapatan akan sekitar itu dengan persaingan yang masih berat kita tidak mengasumsikan adanya kenaikan harga," katanya.
(rna)
Lihat Juga :