Industri menengah dikhawatirkan kolaps

Rabu, 14 November 2012 - 09:54 WIB
Industri menengah dikhawatirkan...
Industri menengah dikhawatirkan kolaps
A A A
Sindonews.com – Keputusan pemerintah memberlakukan pembatasan alih daya (outsourcing) dinilai bisa mematikan industri menengah yang sebagian besar memanfaatkan tenaga manusia untuk operasionalnya.

Pasalnya, industri skala menengah belum memiliki modal mengalihkan tenaga dari manusia ke tenaga mesin. Mantan Ketua Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (Abadi) Iftida Yasar mengatakan, rencana keluarnya keputusan pemerintah yang membatasi alih daya itu akan memberatkan pelaku industri.

“Ini tentu saja keputusan berat bagi pelaku industri. Kita tahu outsourcing itu bukan hanya (digunakan) di lima bidang saja,” kata dia di Jakarta kemarin.

Sebagaimana diketahui, pemerintah hanya akan mengakomodasi pekerjaan alih daya di lima bidang, yaitu cleaning service, sekuriti, katering, transportasi dan jasa tambang atau migas.

Ketua Abadi Wisnu Wibowo menambahkan, saat ini industri berskala besar maupun menengah yang memanfaatkan jasa alih daya berjumlah sekitar 6.000 usaha dengan jumlah pekerja mencapai lebih dari 3 juta orang.

Selain di lima bidang itu, kata dia, masih banyak bidang jasa alih daya lainnya seperti di industri perbankan. Intinya, kata dia, jasa alih daya selama ini turut menopang industri menengah maupun besar di Indonesia. “Bayangkan kalau mereka dihapus, dan dibatasi hanya lima bidang saja,” cetusnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
18 menit yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
1 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
3 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
4 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
12 jam yang lalu
Infografis
Kelas Menengah Terancam...
Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin, Beban Ekonomi Makin Berat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved