Mitra Adiperkasa akan terbitkan obligasi Rp500 M
Rabu, 14 November 2012 - 10:14 WIB
Mitra Adiperkasa akan terbitkan obligasi Rp500 M
A
A
A
Sindonews.com – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berencana menawarkan obligasi dengan mekanisme penawaran umum berkelanjutan dengan target dana Rp500 miliar.
Demi kepentingan itu, perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Securities dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi. Direktur PT Indo Premier Securities Sonny Thendian mengatakan, obligasi tersebut terdiri dari dua seri yaitu seri A dan seri B.
Obligasi seri A berjangka waktu tiga tahun dan obligasi seri B berjangka waktu lima tahun. “Public expose akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Dia menjelaskan, sekitar Rp296 miliar dari dana obligasi digunakan untuk pembayaran penuh atas jumlah pokok obligasi MAPI tahun 2009 seri A berjangka waktu 3 tahun dengan tingkat bunga sebesar 12,25 persen, yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012.
Dana penerbitan obligasi juga untuk membayar sisa imbalan sukuk ijarah PT Mitra Adiperkasa Tbk tahun 2009 seri A berjangka waktu 3 tahun, yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012 senilai Rp66 miliar.
Sedangkan, sisanya untuk modal kerja antara lain pembayaran atas pembelian barang dagangan, gaji karyawan dan administrasi. Sebelumnya Corporate Secretary MAPI Fetty Kwarti mengatakan, untuk menerbitkan obligasi tersebut, perseroan mengunakan laporan keuangan Juni.
Perseroan menyatakan, obligasi tersebut sudah bisa diterbitkan pada awal Desember mendatang. Selama sembilan bulan tahun ini perseroan membukukan peningkatan pendapatan sebesar 29 persen dari Rp4,21 miliar menjadi Rp5,44 miliar.
Laba usaha tumbuh sebesar 22 persen menjadi Rp509 miliar dari Rp418 miliar yang diraih pada periode yang sama di tahun lalu. Laba bersih meningkat 24 persen menjadi Rp282 miliar. Sejalan dengan rencana ekspansi perusahaan, MAPI telah menambah 190 gerai baru selama periode 9 bulan terakhir, termasuk 105 gerai baru dibuka pada kuartal III itu sendiri.
MAPI mengoperasikan 1.234 gerai yang tersebar di 42 kota di Indonesia. “Perkembangan ini tetap sesuai dengan rencana perusahaan untuk membuka 300 gerai baru hingga akhir tahun 2012,” paparnya.
Demi kepentingan itu, perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Securities dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi. Direktur PT Indo Premier Securities Sonny Thendian mengatakan, obligasi tersebut terdiri dari dua seri yaitu seri A dan seri B.
Obligasi seri A berjangka waktu tiga tahun dan obligasi seri B berjangka waktu lima tahun. “Public expose akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Dia menjelaskan, sekitar Rp296 miliar dari dana obligasi digunakan untuk pembayaran penuh atas jumlah pokok obligasi MAPI tahun 2009 seri A berjangka waktu 3 tahun dengan tingkat bunga sebesar 12,25 persen, yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012.
Dana penerbitan obligasi juga untuk membayar sisa imbalan sukuk ijarah PT Mitra Adiperkasa Tbk tahun 2009 seri A berjangka waktu 3 tahun, yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012 senilai Rp66 miliar.
Sedangkan, sisanya untuk modal kerja antara lain pembayaran atas pembelian barang dagangan, gaji karyawan dan administrasi. Sebelumnya Corporate Secretary MAPI Fetty Kwarti mengatakan, untuk menerbitkan obligasi tersebut, perseroan mengunakan laporan keuangan Juni.
Perseroan menyatakan, obligasi tersebut sudah bisa diterbitkan pada awal Desember mendatang. Selama sembilan bulan tahun ini perseroan membukukan peningkatan pendapatan sebesar 29 persen dari Rp4,21 miliar menjadi Rp5,44 miliar.
Laba usaha tumbuh sebesar 22 persen menjadi Rp509 miliar dari Rp418 miliar yang diraih pada periode yang sama di tahun lalu. Laba bersih meningkat 24 persen menjadi Rp282 miliar. Sejalan dengan rencana ekspansi perusahaan, MAPI telah menambah 190 gerai baru selama periode 9 bulan terakhir, termasuk 105 gerai baru dibuka pada kuartal III itu sendiri.
MAPI mengoperasikan 1.234 gerai yang tersebar di 42 kota di Indonesia. “Perkembangan ini tetap sesuai dengan rencana perusahaan untuk membuka 300 gerai baru hingga akhir tahun 2012,” paparnya.
(rna)
Lihat Juga :