Ekspansi ke Vietnam, SMGR diminta kenalkan makanan RI
Rabu, 14 November 2012 - 17:38 WIB
Ekspansi ke Vietnam, SMGR diminta kenalkan makanan RI
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta PT Semen Gresik Tbk (SMGR), yang berhasil melebarkan sayapnya ke luar negeri dengan cara mengakuisisi salah satu perusahaan semen di Vietnam, untuk membantu mengenalkan makanan khas Indonesia di negara tersebut.
Hal ini dilakukan sebagai upaya timbal balik lantaran Vietnam telah menjual makanan khasnya ke Indonesia.
"Selama ini kan kita makan mi Vietnam. Saya pesan ke Pak Dwi (Dirut SMGR), begitu perjanjian final, tolong buka restoran Indonesia kecil-kecilan di sana agar makanan khas kita dikenal juga," kata dia dalam sambutannya pada acara penandatanganan kesepakatan antara SMGR dengan Gelexmindo (Vietnam) di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Menurut mantan Direktur Utama PLN ini, ekspor kuliner merupakan bisnis yang memiliki potensi besar bagi Indonesia, mengingat beraneka ragamnya makanan Indonesia. "Banyak negara yang sukses ekspor makanan, tapi kita belum melakukan itu," ujar Dahlan.
Seperti diketahui, perusahaan semen pelat merah tersebut hari ini melakukan penandatanganan kesepakatan penjualan dan pembelian bersyarat dengan Ha Noi General Export-Import Joint Stock Company (Geleximco) Vietnam untuk menjadi pemegang saham terbesar di Thang Long Cement. Thang Long Cement merupakan perusahaan semen yang berbasis di Vietnam.
Rencana transaksi tersebut diharapkan selesai pertengahan Desember 2012. Kerja sama ini akan menjadi tonggak bagi perluasan pertama yang kami lakukan di pasar regional dan menandai hubungan bilateral yang penting antara Indonesia dan Vietnam," kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto.
Hal ini dilakukan sebagai upaya timbal balik lantaran Vietnam telah menjual makanan khasnya ke Indonesia.
"Selama ini kan kita makan mi Vietnam. Saya pesan ke Pak Dwi (Dirut SMGR), begitu perjanjian final, tolong buka restoran Indonesia kecil-kecilan di sana agar makanan khas kita dikenal juga," kata dia dalam sambutannya pada acara penandatanganan kesepakatan antara SMGR dengan Gelexmindo (Vietnam) di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Menurut mantan Direktur Utama PLN ini, ekspor kuliner merupakan bisnis yang memiliki potensi besar bagi Indonesia, mengingat beraneka ragamnya makanan Indonesia. "Banyak negara yang sukses ekspor makanan, tapi kita belum melakukan itu," ujar Dahlan.
Seperti diketahui, perusahaan semen pelat merah tersebut hari ini melakukan penandatanganan kesepakatan penjualan dan pembelian bersyarat dengan Ha Noi General Export-Import Joint Stock Company (Geleximco) Vietnam untuk menjadi pemegang saham terbesar di Thang Long Cement. Thang Long Cement merupakan perusahaan semen yang berbasis di Vietnam.
Rencana transaksi tersebut diharapkan selesai pertengahan Desember 2012. Kerja sama ini akan menjadi tonggak bagi perluasan pertama yang kami lakukan di pasar regional dan menandai hubungan bilateral yang penting antara Indonesia dan Vietnam," kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto.
(rna)
Lihat Juga :