BI cabut izin 28 pedagang valuta asing
Kamis, 15 November 2012 - 11:22 WIB
BI cabut izin 28 pedagang valuta asing
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) mencabut izin usaha 28 pedagang valuta asing di Jakarta karena tidak memenuhi ketentuan pemenuhan modal disetor minimal Rp250 juta.
”Hingga batas waktu 5 September 2012 terdapat 28 (dua puluh delapan) PVA BB yang tidak memenuhi kewajiban modal disetor,” ujar Direktur Kepala Grup Humas Difi A Johansyah dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Adapun 28 pedagang valuta asing tersebut antara lain PT Ahwani Algyurra, PT Berkat Ekspress Sukses Terus, PT Binhasan Valas, PT Cisuda Indo Artha, PT Fiona MC, PT Gunung Batu Batamar Jaya,
PT Helindo Adma Sejati, PT Indovalas Rahayu Mandiri, PT Karya Mandiri Semesta Raya, PT Metro Jala Masino, PT Mideast Forex, PT Millenium Kasih, PT Mulia Intervalasindo, PT Pamada Inti Valutama, PT Penata Artha Cemerlang, PT Puri Arthamas Pratama, PT Sehati Multi Valasindo.
Selain itu, PT Semesta Perdanajaya, PT Sendang Forex Mulia, PT Sentrasumber Artomas, PT Trimegah Mandiri, PT Valas Nusa Pertiwi, PT Vasing Pratama, PT Bhara Arta Nugraha, PT Jakarta Internasional Valutama, PT Kencana Artha Valas, PT Nadia Langensari, dan PT Wahana Mandiri Valutama.
”Hingga batas waktu 5 September 2012 terdapat 28 (dua puluh delapan) PVA BB yang tidak memenuhi kewajiban modal disetor,” ujar Direktur Kepala Grup Humas Difi A Johansyah dalam keterangan tertulisnya kemarin.
Adapun 28 pedagang valuta asing tersebut antara lain PT Ahwani Algyurra, PT Berkat Ekspress Sukses Terus, PT Binhasan Valas, PT Cisuda Indo Artha, PT Fiona MC, PT Gunung Batu Batamar Jaya,
PT Helindo Adma Sejati, PT Indovalas Rahayu Mandiri, PT Karya Mandiri Semesta Raya, PT Metro Jala Masino, PT Mideast Forex, PT Millenium Kasih, PT Mulia Intervalasindo, PT Pamada Inti Valutama, PT Penata Artha Cemerlang, PT Puri Arthamas Pratama, PT Sehati Multi Valasindo.
Selain itu, PT Semesta Perdanajaya, PT Sendang Forex Mulia, PT Sentrasumber Artomas, PT Trimegah Mandiri, PT Valas Nusa Pertiwi, PT Vasing Pratama, PT Bhara Arta Nugraha, PT Jakarta Internasional Valutama, PT Kencana Artha Valas, PT Nadia Langensari, dan PT Wahana Mandiri Valutama.
(rna)
Lihat Juga :