BoE pangkas proyeksi pertumbuhan Inggris

Jum'at, 16 November 2012 - 08:29 WIB
BoE pangkas proyeksi...
BoE pangkas proyeksi pertumbuhan Inggris
A A A
Sindonews.com – Bank Sentral Inggris (Bankof England/BoE) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi negara tersebut untuk tahun depan menjadi 1 persen. Langkah itu dipicu masih berlangsungnya krisis utang zona euro.

“Produk domestik bruto (PDB) Inggris rata-rata hanya akan mencapai 1 persen pada 2013 atau turun dari perkiraan sebelumnya sekitar 2 persen. Masa depan PDB sangat bergantung kepada perkembangan lingkungan global dengan ketidakpastian di kawasan Eropa menjadi ancaman terbesar untuk pemulihan berkelanjutan Inggris,” ungkap BoE dalam laporannya yang dilansir AFP kemarin.

Laporan tersebut menambahkan, saat ini prospek pertumbuhan Inggris masih belum jelas. Sebelumnya data terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Inggris rebound sebesar 1 persen pada kuartal III/2012. “PDB diperkirakan telah meningkat sebesar 1 persen di kuartal III/2012, meskipun berasal dari faktor sementara,” ungkap BoE.

Di saat yang sama, bank sentral juga memperkirakan bahwa indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) terhadap inflasi tahunan akan turun kembali sebesar 2 persen pada semester II tahun depan atau lebih dari yang diproyeksikan sebelumnya. Data resmi

Pemerintah Inggris pada Selasa (13/11) lalu menunjukkan, melonjaknya inflasi ke tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan sebesar 2,7 persen pada Oktober, sebagian besar dikarenakan adanya kenaikan dalam biaya pendidikan di Inggris.

Sekadar informasi, pekan lalu BoE telah mempertahankan suku bunga sebesar 0,5 persen dan memilih untuk tidak melanjutkan program pelonggaran kuantitatif (QE) sebesar 375 miliar pounds. Gubernur BoE Mervyn King mengungkapkan, keputusan untuk tidak melanjutkan program QE sebagian karena adanya langkah terpisah dari program di mana memberikan keuntungan untuk pemerintah yang setara dengan stimulus ekstra senilai 37 miliar pounds.

Saat ini beberapa pembuat kebijakan tengah mempertanyakan efektivitas mencetak lebih banyak uang untuk menggerakkan ekonomi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
13 menit yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
1 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
2 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
3 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
4 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved