Bosowa bangun pabrik USD310 juta di Maros
Senin, 19 November 2012 - 09:51 WIB
Bosowa bangun pabrik USD310 juta di Maros
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Bosowa Maros memulai pembangunan pabrik tahap dua untuk meningkatkan produksi semennya di Maros, Sulawesi Selatan, senilai USD310 juta (sekitar Rp3 triliun). Pabrik kiln plant line 2 ini akan memproduksi bahan baku semen yakni klinker sebesar 5,2 juta ton per tahun.
“Peresmian pembangunan akan digelar besok (hari ini) di Maros. Saat ini total produksi Semen Bosowa sebesar 3,2 juta ton per tahun. Kita perkirakan bila kiln plant line 2 ini tuntas pada 2014 maka produksi semen Bosowa keseluruhan akan mencapai 10 juta ton per tahun pada 2015,” ungkap Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Erwin Aksa dalam keterangan tertulis yang diterima SINDO kemarin.
Erwin menjelaskan, sumber pendanaan proyek ini 70 persen berasal dari perbankan dan sebesar 30 persen dari dana internal perusahaan. Bosowa memiliki dua pabrik semen, yakni di Maros melalui PT Semen Bosowa Maros dan PT Semen Bosowa Indonesia di Pulau Batam.
PT Semen Bosowa Maros memproduksi semen sebanyak 2,5 juta ton per tahun. Selain di Maros, Bosowa juga tengah membangun grinding plant semen di Banyuwangi, Jawa Timur, berkapasitas 1,5 juta ton dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun.
Proyek ini diharapkan tuntas dan siap produksi akhir 2013. Bosowa juga akan membangun pabrik di beberapa wilayah lainnya baik di kawasan timur maupun barat Indonesia. Bosowa menguasai sebagian besar pangsa pasar semen kawasan timur Indonesia, dan 6 persen pangsa pasar secara nasional.
“Peresmian pembangunan akan digelar besok (hari ini) di Maros. Saat ini total produksi Semen Bosowa sebesar 3,2 juta ton per tahun. Kita perkirakan bila kiln plant line 2 ini tuntas pada 2014 maka produksi semen Bosowa keseluruhan akan mencapai 10 juta ton per tahun pada 2015,” ungkap Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Erwin Aksa dalam keterangan tertulis yang diterima SINDO kemarin.
Erwin menjelaskan, sumber pendanaan proyek ini 70 persen berasal dari perbankan dan sebesar 30 persen dari dana internal perusahaan. Bosowa memiliki dua pabrik semen, yakni di Maros melalui PT Semen Bosowa Maros dan PT Semen Bosowa Indonesia di Pulau Batam.
PT Semen Bosowa Maros memproduksi semen sebanyak 2,5 juta ton per tahun. Selain di Maros, Bosowa juga tengah membangun grinding plant semen di Banyuwangi, Jawa Timur, berkapasitas 1,5 juta ton dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun.
Proyek ini diharapkan tuntas dan siap produksi akhir 2013. Bosowa juga akan membangun pabrik di beberapa wilayah lainnya baik di kawasan timur maupun barat Indonesia. Bosowa menguasai sebagian besar pangsa pasar semen kawasan timur Indonesia, dan 6 persen pangsa pasar secara nasional.
(gpr)
Lihat Juga :