2015, Semen Basowa targetkan produksi 12 juta ton
Senin, 19 November 2012 - 19:06 WIB
2015, Semen Basowa targetkan produksi 12 juta ton
A
A
A
Sindonews.com - PT Bosowa Corporation menargetkan jumlah produksi semen sebanyak 12 juta ton per tahun pada 2015 mendatang. Hal ini disampaikan oleh CEO Bosowa Erwin Aksa pada acara Groundbreaking Kiln Plant Line 2 di Pabrik Semen Bosowa di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (19/11/2012).
Erwin mengatakan, naiknya pertumbuhan semen setiap tahunnya yang mencapai 10 persen dipengaruhi pertumbuhan ekonomi yang signifikan. "Bosowa Group siap memenuhi 20 persen kebutuhan nasional, yang mencapai 53 juta ton per tahun untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan timur Indonesia," kata dia.
Erwin menambahkan, dengan dibangunkan Kiln Plant Line 2, Semen Bosowa diharapkan akan menjadi pemasok semen terbesar di Indoensia, khususnya di wilayah kawasan timur Indonesia yang merupakan pangsa pasar (market share) dari Semen Bosowa.
"Dalam pembangunan Kiln Plant Line 2, untuk memproduksi bahan baku semen yakni klinker sebesar 5,2 juta ton per tahun di Maros pada 2014 mendatang. Di pabrik Semen Bosowa Maros, Bosowa menginvestasikan sekitar Rp3 triliun. Dana tersebut diperoleh dari perbankan sebesar 70 persen dan sisanya dari ekuitas Bosowa," tutur dia.
Sementara itu, target pembangunan Kiln Plant Line 2 di pabrik Semen Bosowa Maros ini diperkirakan membutuhkan waktu pembangunan selama 20 bulan.
Selain di Maros, Bosowa juga menginvestasikan dana sebesar Rp6,5 triliun, dengan rincian dana yang dialokasikan untuk Banyuwangi senilai Rp1 triliun, di Cilegon, Banten sebesar Rp1 triliun, di Sorong, Papua Barat dan di Amurang, Sulawesi Utara, masing masing senilai Rp500 miliar.
Investasi itu termasuk pembangunan infrastruktur pelabuhan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan senilai Rp500 miliar karena pelabuhan ini akan mendukung distribusi semen di kawasan tersebut. Saat ini, Bosowa baru memiliki dua pabrik semen, masing-masing di Maros melalui PT Semen Bosowa Maros dan PT Semen Bosowa Indonesia di Batam.
Bila ditotal keduanya memproduksi sebesar 3,2 juta ton semen per tahun. PT Semen Bosowa Maros memproduksi semen sebesar 2,2 juta ton per tahun dan sisanya oleh PT Semen Bosowa Indonesia sebesar 1 juta ton.
Erwin mengatakan, naiknya pertumbuhan semen setiap tahunnya yang mencapai 10 persen dipengaruhi pertumbuhan ekonomi yang signifikan. "Bosowa Group siap memenuhi 20 persen kebutuhan nasional, yang mencapai 53 juta ton per tahun untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama di kawasan timur Indonesia," kata dia.
Erwin menambahkan, dengan dibangunkan Kiln Plant Line 2, Semen Bosowa diharapkan akan menjadi pemasok semen terbesar di Indoensia, khususnya di wilayah kawasan timur Indonesia yang merupakan pangsa pasar (market share) dari Semen Bosowa.
"Dalam pembangunan Kiln Plant Line 2, untuk memproduksi bahan baku semen yakni klinker sebesar 5,2 juta ton per tahun di Maros pada 2014 mendatang. Di pabrik Semen Bosowa Maros, Bosowa menginvestasikan sekitar Rp3 triliun. Dana tersebut diperoleh dari perbankan sebesar 70 persen dan sisanya dari ekuitas Bosowa," tutur dia.
Sementara itu, target pembangunan Kiln Plant Line 2 di pabrik Semen Bosowa Maros ini diperkirakan membutuhkan waktu pembangunan selama 20 bulan.
Selain di Maros, Bosowa juga menginvestasikan dana sebesar Rp6,5 triliun, dengan rincian dana yang dialokasikan untuk Banyuwangi senilai Rp1 triliun, di Cilegon, Banten sebesar Rp1 triliun, di Sorong, Papua Barat dan di Amurang, Sulawesi Utara, masing masing senilai Rp500 miliar.
Investasi itu termasuk pembangunan infrastruktur pelabuhan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan senilai Rp500 miliar karena pelabuhan ini akan mendukung distribusi semen di kawasan tersebut. Saat ini, Bosowa baru memiliki dua pabrik semen, masing-masing di Maros melalui PT Semen Bosowa Maros dan PT Semen Bosowa Indonesia di Batam.
Bila ditotal keduanya memproduksi sebesar 3,2 juta ton semen per tahun. PT Semen Bosowa Maros memproduksi semen sebesar 2,2 juta ton per tahun dan sisanya oleh PT Semen Bosowa Indonesia sebesar 1 juta ton.
(rna)
Lihat Juga :