PT Pos Indonesia ekspansi ke properti dan retail

Senin, 19 November 2012 - 19:47 WIB
PT Pos Indonesia ekspansi...
PT Pos Indonesia ekspansi ke properti dan retail
A A A
Sindonews.com - PT Pos Indonesia (persero) pada tahun ini tidak hanya berkonsentrasi pada pengiriman barang, seperti dokumen dan wesel, namun juga akan mengembangkan usaha lain, yaitu properti dan bisnis retail.

Untuk retail salah satu bentuknya, dengan membuka Pos Mart. Pos Mart sendiri rencananya akan dikembangkan mulai tahun 2013 mendatang.

Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (persero) I Ketut Mardjana mengatakan, salah satu alasan pengembangan bisnis di sektor ritel tersebut, selain PT Pos telah memiliki jaringan yang cukup luas dan tersebar ke seluruh Indonesia, juga adanya perubahan dari postel ke network company.

"Karena itulah pada 2013, kami akan mengefektifkan jaringan yang dimiliki PT Pos. Apalagi banyak kantor pos di daerah yang belum dimaksimalkan fungsinya, salah satunya membuka Pos Mart,” kata Ketut usai penandatangan MoU dengan pemkot Yogyakarta tentang peningkatan layanan dan potensi bersama di ruang utama bawah, balai kota setempat, Senin (19/11/2012).

Ketut menjelaskan, dalam pengelolaan Pos Mart nanti, PT Pos akan bekerja sama dengan sejumlah ritel yang telah memiliki nama dan pengalaman seperti sejumlah toko waralaba, termasuk dari dunia perbankan. Sedangkan sistem yang akan diberlakukan adalah bagi hasil, sehingga dengan cara ini, ritel PT Pos akan jauh lebih besar dibanding ritel yang ada saat ini.

“Selain menyediakan barang kebutuhan sehari-hari masyarakat, Pos Mart juga bisa melayani transaksi keuangan termasuk pengembangan toko online,” jelasnya.

Sedangkan properti, perseroan juga sedang membangun dua hotel di Bandung, Jawa Barat senilai Rp110 miliar, PT Pos Indonesia juga memiliki banyak properti, yang siap dikembangkan. Untuk itu, bagi yang berminat bisa mengajukan ke PT Pos. “Semua pengajuan nantinya akan kami seleksi,” janjinya

Ketut menambahkan, selain tetap melayani pengiriman surat, paket dan dokumen, PT Pos juga mengembangkan perusahaan jejaring dengan sistem online. Dengan perubahan dari jasa layanan pos menjadi perusahaan jejaring diharapkan akan semakin memudahkan masyarakat untuk memperoleh layanan jasa dan barang.

“Apalagi dengan 4.012 kantor pos, terdiri dari 3.437 kantor pos mandiri dan 575 kantor pos bantu, PT Pos Indonesia memiliki kekuatan untuk menjangkau seluruh daerah di Indonesia,” terangnya.

Menurut Ketut, untuk toko online sendiri akan tetap melibatkan perajin mikro kecil dan menengah (UKM), terutama dalam memasarkan barangnya melalui laman berbelanja yang dikelola PT Pos Indonesia. Selain dari segi harga, barang yang ditawarkan akan lebih murah karena PT Pos langsung berhubungan dengan perajin dan distribusinya pun langsung ditangani oleh PT Pos.

Untuk pemasarannya juga akan semakin luas. Pasalnya, dengan menjadi merchant di online shop ini, perajin bisa memasarkan barangnya ke seluruh Indonesia bahkan ke seluruh dunia.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, dengan adanya perubahan tersebut diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat, terutama bagi para pelaku UKM. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan layanan dan potensi yang ada.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pos IND: Lebih dari...
Pos IND: Lebih dari Sekadar Pengiriman, Ini tentang Menyampaikan Harapan
Film Kartu Pos Wini...
Film Kartu Pos Wini Merajut Kenangan Berkirim Surat di Kantor Pos
Pengiriman Paket Pos...
Pengiriman Paket Pos Meningkat Jelang Lebaran
Pos Indonesia Perkuat...
Pos Indonesia Perkuat Sinergi dengan Kementerian dan Lembaga
Tayang 6 April, Film...
Tayang 6 April, Film Kartu Pos Wini Jadi Upaya Pos Indonesia Rangkul Milenial dan Gugah Kesadaran pada Kanker
Strategi Pos Indo KC...
Strategi Pos Indo KC Tangerang Selatan Salurkan Bansos PKH Agar Tepat Sasaran
Berita Terkini
Tak Perlu Ajukan Permohonan,...
Tak Perlu Ajukan Permohonan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Otomatis hingga 31 Agustus
32 menit yang lalu
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
1 jam yang lalu
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
1 jam yang lalu
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
1 jam yang lalu
Pegadaian Salurkan Lebih...
Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H, Jangkau Seluruh Nusantara
12 jam yang lalu
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
13 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved