UMP DKI Jakarta ditetapkan Rp2,2 juta
Selasa, 20 November 2012 - 13:31 WIB
UMP DKI Jakarta ditetapkan Rp2,2 juta
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengungkapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta ditetapkan sebesar Rp2,2 juta.
Pria yang akrab disapa Jokowi ini menyatakan dirinya sudah melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait permasalahan UMP DKI Jakarta.
"UMP sebentar lagi, nanti tertulisnya saya sampaikan. Tadikan sudah ketemu dengan serikat, sudah ketemu dengan Apindo, sudah ketemu dengan Dewan Pengupahan, ya sudah rampung," kata dia di Balaikota, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Jokowi juga menjelaskan UMP yang sebesar Rp2,2 juta nanti akan ditandatanganinya hari ini. Dia juga mengatakan dirinya yang memutuskan dan mengetok keputusan itu.
"Hari ini ditandatangani. UMP-nya sebesar Rp2,2 juta. Tapi sudah ketemu, sudah saya tampung semuanya. Yang memutuskan kan saya, yang ngetok kan saya, tadi sudah. Tadi kita ketemu, dari beberapa aspirasikan saya tangkap, sudah ketemu," jelas Jokowi.
Keputusan ini sendiri dianggap adil oleh mantan Wali Kota Solo ini. Adil bagi para buruh, juga pengusaha. "Ya kalau ditanya adil, kalau ditanyanya ke saya kan sudah (adil)," ujar Jokowi.
Di sisi lain, keputusan ini juga akan diawasi. Apakah akhir Desember nanti akan tercapai atau tidak. "Ya nanti saya lihat. Tadi sudah saya sampaikan gitu lho. Jelas sudah saya sampaikan di forum," tukas Jokowi.
Pria yang akrab disapa Jokowi ini menyatakan dirinya sudah melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait permasalahan UMP DKI Jakarta.
"UMP sebentar lagi, nanti tertulisnya saya sampaikan. Tadikan sudah ketemu dengan serikat, sudah ketemu dengan Apindo, sudah ketemu dengan Dewan Pengupahan, ya sudah rampung," kata dia di Balaikota, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Jokowi juga menjelaskan UMP yang sebesar Rp2,2 juta nanti akan ditandatanganinya hari ini. Dia juga mengatakan dirinya yang memutuskan dan mengetok keputusan itu.
"Hari ini ditandatangani. UMP-nya sebesar Rp2,2 juta. Tapi sudah ketemu, sudah saya tampung semuanya. Yang memutuskan kan saya, yang ngetok kan saya, tadi sudah. Tadi kita ketemu, dari beberapa aspirasikan saya tangkap, sudah ketemu," jelas Jokowi.
Keputusan ini sendiri dianggap adil oleh mantan Wali Kota Solo ini. Adil bagi para buruh, juga pengusaha. "Ya kalau ditanya adil, kalau ditanyanya ke saya kan sudah (adil)," ujar Jokowi.
Di sisi lain, keputusan ini juga akan diawasi. Apakah akhir Desember nanti akan tercapai atau tidak. "Ya nanti saya lihat. Tadi sudah saya sampaikan gitu lho. Jelas sudah saya sampaikan di forum," tukas Jokowi.
(gpr)
Lihat Juga :