Waskita listing 19 Desember, lepas 32% saham
Selasa, 20 November 2012 - 15:39 WIB
Waskita listing 19 Desember, lepas 32% saham
A
A
A
Sindonews.com - PT Waskita Karya (persero) siap melepas 32 persen atau sebanyak tiga miliar sahamnya ke publik melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Pencatatan saham perdana (listing) akan dilaksanakan pada 19 Desember 2012.
Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq mengatakan, saat ini perseroan tengah membicarakan kisaran harga karena masih menungu keputusan Menteri BUMN.
"Kisaran harga sahamnya belum mendapat persetujuan pak menteri (BUMN). Kemungkinan akan keluar pada hari Kamis (22/11/2012) bersamaan public expose perseroan," ujar M. Choliq ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Dia berharap, dari gelaran IPO, perusahaan konstruksi pelat merah tersebut bisa mendapat dana segar senilai Rp1-Rp1,2 triliun. Dana hasil IPO tersebut, rencananya sekitar 40 persen untuk pengembangan bisnis perseroan dan sisanya sebesar 60 persen untuk perbaikan strukturisasi modal perseroan.
"Saat ini, equity Waskita paling kecil dibandingkan perusahaan infrastruktur BUMN lainnya," ungkap dia.
Menurut Choliq, dana hasil IPO sekitar 40 persen akan digunakan langsung pada tahun 2013. Sebelumnya Choliq memaparkan, dana segar hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan tiga lini bisnis usahanya.
Pertama senilai Rp100 miliar untuk pengembangan pabrik beton di Benoa, Bali, Rp400-Rp500 miliar untuk pembangunan properti dan sisanya untuk pembangunan jalan tol yang sudah eksisting, yang berlokasi di Depok Antasari.
Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq mengatakan, saat ini perseroan tengah membicarakan kisaran harga karena masih menungu keputusan Menteri BUMN.
"Kisaran harga sahamnya belum mendapat persetujuan pak menteri (BUMN). Kemungkinan akan keluar pada hari Kamis (22/11/2012) bersamaan public expose perseroan," ujar M. Choliq ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Dia berharap, dari gelaran IPO, perusahaan konstruksi pelat merah tersebut bisa mendapat dana segar senilai Rp1-Rp1,2 triliun. Dana hasil IPO tersebut, rencananya sekitar 40 persen untuk pengembangan bisnis perseroan dan sisanya sebesar 60 persen untuk perbaikan strukturisasi modal perseroan.
"Saat ini, equity Waskita paling kecil dibandingkan perusahaan infrastruktur BUMN lainnya," ungkap dia.
Menurut Choliq, dana hasil IPO sekitar 40 persen akan digunakan langsung pada tahun 2013. Sebelumnya Choliq memaparkan, dana segar hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan tiga lini bisnis usahanya.
Pertama senilai Rp100 miliar untuk pengembangan pabrik beton di Benoa, Bali, Rp400-Rp500 miliar untuk pembangunan properti dan sisanya untuk pembangunan jalan tol yang sudah eksisting, yang berlokasi di Depok Antasari.
(rna)
Lihat Juga :