Bappenas minta DKI teruskan MRT

Rabu, 21 November 2012 - 08:32 WIB
Bappenas minta DKI teruskan...
Bappenas minta DKI teruskan MRT
A A A
Sindonews.com - Pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) meminta komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meneruskan proyek mass rapid transit (MRT).

Direktur Teknik Transportasi Bappenas Bambang Triharmono mengatakan, MRT tahap I (Lebak Bulus–Bundaran HI) harus sudah bisa beroperasi pada 2016. Selain sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah, proyek ini juga diharapkan dapat menata dan memberikan solusi angkutan massal yang aman dan nyaman.

“Saya berharap 2016 sudah bisa dioperasikan,namun semua bergantung kepada stakeholder terkait untuk bekerja maksimal merampungkannya,” kata Bambang saat rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPRD DKI Jakarta kemarin.

Pihaknya tidak mempersoalkan evaluasi proyek MRT oleh Gubernur Joko Widodo (Jokowi). Namun, pihaknya berharap evaluasi tersebut tidak mengganggu pelaksanaan proyek. Pemprov DKI juga diminta tetap berkomitmen menjalankan proyek ini.

“Karena proyek MRT ini sudah dimasukkan ke dalam rencana jangka menengah, diharapkan MRT sudah bisa dioperasikan pada 2016. Karena itu, secepat mungkin dapat dievaluasi dan komitmen mengoperasikan 2016 karena kebutuhan mendesak,” kata Bambang.

Di tempat yang sama, Direktur Lalu Lintas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan, untuk ukuran kota besar seperti Jakarta, moda transportasi massal menjadi kebutuhan utama.

“Harus ada moda transportasi unggulan yang dapat diandalkan masyarakat sehingga masyarakat pun tertarik dan mau menggunakannya,” katanya.

Pembiayaannya, kata Hanggoro, akan dibagi dua antara pemerintah pusat dan pemprov dengan komposisi 60 persen pemprov dan 40 persen pemerintah pusat.

“Kalau memang mahal, tetap akan dilakukan secara maksimal karena itu kanmasih dalam proses budgetingdan hal ini akan dipertanggungjawabkan ke masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta Triwisaksana meminta pelibatan masyarakat dalam maksimalisasi pembangunan MRT.

Menurut dia, seluruh stakeholders harus dapat terlibat untuk mendapatkan rancangan model alat dan infrastruktur transportasi yang modern untuk menjawab kebutuhan warga Jakarta yang lebih luas.

“Melalui RDP ini diharapkan jadi debat terbuka antarpemangku kepentingan sehingga nanti DPRD melalui Balegda dapat merumuskan kebijakan terbaik bagi masyarakat yaitu dengan alat angkut massal efektif,murah dengan biaya sosial serendah mungkin,” kata Bang Sani, sapaan akrab Triwisaksana.

Dia mengungkapkan, pembahasan perkembangan MRT juga diharapkan mengikutsertakan masyarakat dalam memberikan masukan dan evaluasi. “Persoalan tentang MRT ini sangat penting karena sebagai proses edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga agar partisipasi publik dari berbagai komunitasnya bisa didengar pendapatnya,” tutur politikus PKS ini.

Pembangunan MRT tahap pertama (Lebakbulus-Bundaran HI) dibangun sepanjang 15,7 kilometer dengan 13 stasiun yakni tujuh stasiun layang dan enam stasiun bawah tanah.

Tujuh stasiun layang yaitu Lebakbulus-Fatmawati-Cipete Raya-Haji Nawi-Blok A-Blok M-Sisingamangaraja. Sementara enam stasiun bawah tanah yaitu Senayan-Istora-Benhil-Setiabudi-Dukuhatas-Bundaran HI. Pembangunan ini diperkirakan menelan dana Rp15 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan...
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Tuntas di 2028, Intip Progresnya
13 Tahun Tiang Pancang...
13 Tahun Tiang Pancang Jakarta Monorel Mangkrak
Terbang ke Jepang, Menhub...
Terbang ke Jepang, Menhub Nego Harga Proyek MRT
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Proyek MRT di Rawamangun...
Proyek MRT di Rawamangun Kebakaran
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
1 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
1 jam yang lalu
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
3 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
4 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved