Plus minus opsi solusi pengganti BP Migas

Rabu, 21 November 2012 - 17:34 WIB
Plus minus opsi solusi...
Plus minus opsi solusi pengganti BP Migas
A A A
Sindonews.com - Lembaga Riset Katadata mengemukakan tiga opsi sebagai solusi jangka panjang untuk Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas).

Seperti diketahui, Pasca pembubaran melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pekan lalu, instansi ini berubah menjadi Satuan Kerja Sementara Pelaksana Migas (SKSP Migas).

Pemilik Katadata Li Chin Wei menyatakan, opsi pertama adalah menyatukan ke dalam unit dibawah Kementerian ESDM. Menurutnya ini berisiko besar buat negara, karena pemerintah langsung berbisnis dengan kontraktor.

"Ini dalam kondisi darurat akan membahayakan aset negara yang berada di luar negeri. Sekali ada perselisihan kontraktor bisa cabut aset Indonesia di negaranya," ujar Li di kantornya, Jakarta, Rabu (21/11/2012).

Jadi, tanggung jawab negara ketika harus menanggung kerugian, tidak sebatas aset-aset yang dimiliki tim khusus namun terkonsolidasi dengan keseluruhan aset milik negara.

Solusi kedua, lanjutnya, adalah dikembalikan perannya ke BUMN PT Pertamina (persero). Bahayanya, peran ganda sebagai regulator dan operator berpotensi membuat Pertamina tidak fokus menjalankan fungsinya.

Dia menuturkan, dari pengalaman sebelumnya Pertamina terhitung tidak kompetitif karena cenderung manjadi mandor (TAC) di blok-blok migas dibandingkan eksplorasi sendiri.

"Opsi ini bisa ditempuh, dengan catatan perlu pemisahan fungsi secara tegas di tubuh Pertamina," ucapnya.

Selanjutnya, pembentukan BUMN khusus dimana sudah pasti membedakan fungsi regulator dan operator. Inipun menurutnya akan menghindarkan dari gugatan serupa di masa yang akan datang. "Kan juga sesuai dengan saran MK," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Kepala BP Migas...
Mantan Kepala BP Migas Raden Priyono Dituntut 12 Tahun Penjara
Orang Kepercayaan Mantan...
Orang Kepercayaan Mantan Kepala BP Migas Divonis 4 Tahun Penjara
Badai PHK Guncang Industri...
Badai PHK Guncang Industri Migas, BP Pecat 7.700 Karyawan dan Kontraktor
Cari Cadangan Migas...
Cari Cadangan Migas di Kilang Tangguh Papua, BP Tambah Investasi Rp57,6 T
Lepas Saham di Rosneft...
Lepas Saham di Rosneft Saat Perang Ukraina Pecah, Raksasa Migas BP Kehilangan Rp38,8 Triliun
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
29 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved