Jagal mogok, stok daging di Jatim dijamin aman
Kamis, 22 November 2012 - 16:05 WIB
Jagal mogok, stok daging di Jatim dijamin aman
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjamin stok daging aman meski rencana tukang jagal sapi mogok melakukan pemotongan sapi selama lima hari.
Sekretaris Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Subiyanto, menjamin stok daging di Jawa Timur masih aman karena jumlah sapi masih berlimpah.
Menurutnya, setiap tahun sebanyak 500 ribu ekor sapi dipotong di wilayah Jawa Timur. Setiap harinya sekitar 300 ton daging tulang disebar di pasaran dengan jumlah jagal sebanyak 850 orang.
"Jumlah itu menjadikan Jatim surplus daging sapi," kata Subiyanto saat ditemui di Malang, Kamis (22/11/2012).
"Memang akan melakukan demo mogok jagal. Surat pemberitahuannya sudah masuk ke kantor. Ya, kami tidak menghalanginya, silakan saja. Itu bentuk penyampaian aspirasi para jagal dan pedagang," kata Sekretaris Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Irawan Subiyanto, ditemui usai menghadiri acara di Hotel Savana, Kota Malang, Kamis (22/11/2012).
Menurut Irawan, para pejagal dan pedagang yang akan mogok di antaranya Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.
Irawan menilai, aksi mogok itu merupakan bentuk solidaritas pada jagal di daerah lain di Indonesia yang sudah melakukan mogok. Meski demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan jika akan demo mogok jagal dan jualan sebab stok daging masih aman.
Sekretaris Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Subiyanto, menjamin stok daging di Jawa Timur masih aman karena jumlah sapi masih berlimpah.
Menurutnya, setiap tahun sebanyak 500 ribu ekor sapi dipotong di wilayah Jawa Timur. Setiap harinya sekitar 300 ton daging tulang disebar di pasaran dengan jumlah jagal sebanyak 850 orang.
"Jumlah itu menjadikan Jatim surplus daging sapi," kata Subiyanto saat ditemui di Malang, Kamis (22/11/2012).
"Memang akan melakukan demo mogok jagal. Surat pemberitahuannya sudah masuk ke kantor. Ya, kami tidak menghalanginya, silakan saja. Itu bentuk penyampaian aspirasi para jagal dan pedagang," kata Sekretaris Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Irawan Subiyanto, ditemui usai menghadiri acara di Hotel Savana, Kota Malang, Kamis (22/11/2012).
Menurut Irawan, para pejagal dan pedagang yang akan mogok di antaranya Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.
Irawan menilai, aksi mogok itu merupakan bentuk solidaritas pada jagal di daerah lain di Indonesia yang sudah melakukan mogok. Meski demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan jika akan demo mogok jagal dan jualan sebab stok daging masih aman.
(gpr)
Lihat Juga :