BI bagi Bank jadi 4 kategori

Jum'at, 23 November 2012 - 21:57 WIB
BI bagi Bank jadi 4...
BI bagi Bank jadi 4 kategori
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) mengeluarkan aturan mengenai perizinan berjenjang (multiplelicense) bagi perbankan. Salah satunya, BI membagi bank umum menjadi empat kategori.

"Kita bagi ke dalam empat jenis bank umum (buku), buku I buku dengan modal umum antara Rp100 juta-Rp1 triliun, buku II antara Rp1 triliun-Rp5 triliun, buku tiga bank dengan modal di bawah Rp30 triliun dan buku 4 Rp40 triliun ke atas," ungkap Direktur Direktorat Pengaturan Perbankan BI Irwan Lubis, saat Bankers Dinner, di Gedung BI, Jakarta, Jumat (23/11/2012) malam.

Konsekuensi dari pengelompokan bank berdasarkan modal ini, tambah Edy, bank buku 1 yang paling dibatasi pergerakannya.

"Bank buku 1 hanya diperbolehkan menghimpun dan menyalurkan dana, melakukan pelayanan. Hanya melakukan services secara umum saja," tambah dia.

Sedangkan beberapa usaha lain seperti bancasurrance, bank devisa dan internet banking, bisa dilakukan dengan seizin BI.

"Kalau tidak boleh, sama sekali tidak bisa lakukan, kecuali menambah modal dan berada di buku yang lebih tinggi sehingga diperbolehkan di buku dua atau setelahnya" jelasnya.

Adapun kegiatan usaha perbankan di buku dua, jelas Edy, lebih luas ketimbang di buku 1. "Sedangkan buku 3 dan 4 inilah yang kita harapkan dapat go regional," tambah dia.

Selain itu, aturan ini juga otomatis membatasi bentuk penyertaan modal. "Bank buku 1 tidak diperkenankan melakukan penyertaan modal, buku 2 diperbolehkan maksimal 15 persen tetapi harus di perusahaan keuangan dalam negeri, buku 3 maksimal 25 persen dan buku 4,35 persen," jelasnya.

Sedangkan penyaluran kredit, BI juga mengatur bahwa 55 persen penyaluran kredit bank buku I harus disalurkan ke kredit produktif.

"Bank buku 2 sebesar 60 persen, buku 3 sebesar 65 persen dan buku 4 sebesar 70 persen, di mana 20 persennya harus disetorkan ke UMKM," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
27 menit yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
2 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
11 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
12 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
12 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved