Tiga Pilar targetkan pendapatan 2013 Rp5,2 T
Minggu, 25 November 2012 - 17:27 WIB
Tiga Pilar targetkan pendapatan 2013 Rp5,2 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) menargetkan pendapatan sebesar Rp5,2 triliun di 2013. Pada 2012 ini, perseroan mengharapkan bisa membukukan pendapatan Rp2,97 triliun.
Untuk merealisasikan target tersebut perseroan telah mengeluarkan beberapa produk baru serta memperluas pasar. Chief Financial Officer AISA Sjambiri Lioe mengatakan, perseroan sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan perusahaan mi dan bihun di Singapura.
Negara tujuan ekspor, seperti negara-negara Eropa, Australia, Amerika Serikat, Myanmar dan Vietnam. "Order dan packaging-nya sudah di-trial mereka," terang dia kepada wartawan akhir pekan lalu.
Selain itu, perseroan berencana merealisasikan akuisisi Suba Food senilai Rp100 miliar yang dananya berasal dari kas internal. Akuisisi tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi perseroan pada tahun depan.
Subafood merupakan produsen bihun yang terbuat dari jagung (corn starch) dengan beberapa merek, antara lain Cap Tanam Jagung, Pilihan Bunda, Cap Panen Jagung serta Subahoon.
Dia menjelaskan, penjualan 2013 dari divisi food ditargetkan Rp2,026 triliun dari Rp1,5 triliun 2012. Dimana Subafood diharapkan memberikan kontribusi Rp200 miliar dan Taro Rp480 miliar.
Untuk divisi beras diharapkan membukukan penjualan Rp2,99 triliun dari Rp1,35 triliun di 2012. Divisi minyak sawit mentah (CPO) di 2013 ditargetkan Rp225 miliar dari Rp115 miliar di 2012.
Perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp742 miliar. Dimana Rp100 miliar, diantaranya merupakan capex 2012 yang penggunaannya bergeser ke 2013. Dana capex berasal dari internal dan eksternal.
"Rinciannya, Rp303 miliar untuk divisi CPO, Rp124 miliar akusisi Suba Food dan divisi food dan Rp315 miliar untuk divisi rice," jelas dia.
Untuk merealisasikan target tersebut perseroan telah mengeluarkan beberapa produk baru serta memperluas pasar. Chief Financial Officer AISA Sjambiri Lioe mengatakan, perseroan sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan perusahaan mi dan bihun di Singapura.
Negara tujuan ekspor, seperti negara-negara Eropa, Australia, Amerika Serikat, Myanmar dan Vietnam. "Order dan packaging-nya sudah di-trial mereka," terang dia kepada wartawan akhir pekan lalu.
Selain itu, perseroan berencana merealisasikan akuisisi Suba Food senilai Rp100 miliar yang dananya berasal dari kas internal. Akuisisi tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi perseroan pada tahun depan.
Subafood merupakan produsen bihun yang terbuat dari jagung (corn starch) dengan beberapa merek, antara lain Cap Tanam Jagung, Pilihan Bunda, Cap Panen Jagung serta Subahoon.
Dia menjelaskan, penjualan 2013 dari divisi food ditargetkan Rp2,026 triliun dari Rp1,5 triliun 2012. Dimana Subafood diharapkan memberikan kontribusi Rp200 miliar dan Taro Rp480 miliar.
Untuk divisi beras diharapkan membukukan penjualan Rp2,99 triliun dari Rp1,35 triliun di 2012. Divisi minyak sawit mentah (CPO) di 2013 ditargetkan Rp225 miliar dari Rp115 miliar di 2012.
Perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp742 miliar. Dimana Rp100 miliar, diantaranya merupakan capex 2012 yang penggunaannya bergeser ke 2013. Dana capex berasal dari internal dan eksternal.
"Rinciannya, Rp303 miliar untuk divisi CPO, Rp124 miliar akusisi Suba Food dan divisi food dan Rp315 miliar untuk divisi rice," jelas dia.
(rna)
Lihat Juga :