Merasa Dibohongi, FORSA Tuntut Mantan Pejabat AISA Dihukum Berat

Rabu, 02 Juni 2021 - 15:07 WIB
loading...
Merasa Dibohongi, FORSA...
Forum Investor Retail AISA (FORSA) saat memberi keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/6/2021). Foto/Aditya Pratama
A A A
JAKARTA - Forum Investor Retail AISA (FORSA) mendesak agar mantan pejabat PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) yang kini menjadi FKS Food Sejahtera Tbk, yakni Stefanus Joko Mogoginta dan Budhi Istanto Suwito dihukum berat. Pasalnya, sebagai investor ritel , FORSA merasa telah dibohongi kedua pihak tersebut hingga menimbulkan kerugian tidak sedikit.

FORSA menyampaikan pernyataan tersebut terkait proses persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat ini sudah mendekati Putusan. Joko dan Budhi didakwa dengan UU 8/1995 tentang Pasar Modal karena melakukan manipulasi laporan Keuangan Tahun 2017.

Baca Juga: Mantan Direksi Tiga Pilar Diduga Lakukan Tindak Pidana Pasar Modal

Keduanya diindikasikan menyembunyikan fakta material mengenai perusahaan distributor yang terafiliasi. Selama bertahun-tahun, perusahaan distribusi yang terafiliasi dengan Joko dan Budhi itu ditulis sebagai pihak ketiga.

“Semoga Jaksa dan Hakim jeli melihat ini. Kalau tidak sengaja itu hanya sekali dilakukan, jika sudah berkali-kali itu namanya sudah pattern. Oleh karena itu kami berharap Jaksa dan Hakim dapat memberikan hukuman seberat-beratnya. Kalau perlu hukuman seumur hidup agar memiliki efek jera atas kejahatan tindak pidana pasar modal yang bisa berdampak sistemik," ujar Ketua FORSA Deni Alfianto saat memberi keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Deni menambahkan, FORSA menilai kejahatan yang dilakukan Joko dan Budhi ibarat menjual logam kuningan seharga emas. Sebab, rasio harga saham terhadap nilai buku perusahaan atau price book value (PBV) atas laporan keuangan 2017 yang setelah diaudit investigasi dan laporan keuangan di re-started oleh manajemen baru ternyata sebenarnya adalah minus Rp120,00/saham atau negative equity.

"Artinya, selama ini nilai buku perusahaan disulap oleh Joko dan Budhi saat menjabat sebagai Direksi di kisaran Rp1.300 sampai dengan Rp1.500 per saham," kata dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sucor AM Perkuat Jaringan...
Sucor AM Perkuat Jaringan Investor Lewat Kemitraan dengan 29 Agen Penjual
MNC Asset Management...
MNC Asset Management Perluas Skema B2C ke Institusi dan Retail
Trader: Kebijakan FCA...
Trader: Kebijakan FCA Bikin Investor Cemas Bakal Kehilangan Likuiditas
Jelas Sudah! Ini Alasan...
Jelas Sudah! Ini Alasan Mendag Zulhas Belum Lunasi Utang Minyak Goreng
Tingkatkan Perlindungan...
Tingkatkan Perlindungan Investor Ritel, Begini Strategi OJK
Papan Pemantauan Khusus...
Papan Pemantauan Khusus Bursa Bisa Lindungi Investor Ritel
Rekomendasi
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
5 Fakta Menarik saat...
5 Fakta Menarik saat Jerman Bantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved