BPH Migas: Itu hanya alasan Pertamina
Senin, 26 November 2012 - 18:06 WIB
BPH Migas: Itu hanya alasan Pertamina
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menilai dampak buruk seperti panjangnya antrian akibat sistem kitir Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, hanya alasan Pertamina semata. Harusnya, perusahaan pelat merah tersebut dapat melakukan operasi pasar.
"Soal penghentian kitir, kalau rawan antrean seharusnya Pertamina lakukan operasi pasar," ucap Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto di Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurutnya, hal tersebut jelas ada dalam surat BPH Migas No. 943/07/Ka BPH 2012 tertanggal 7 November 2012 perihal Pengendalian Distribusi Sisa Kuota BBM Bersubsidi 2012.
"Itu ada dalam surat kami ke Pertamina. Tidak semua daerah nggak menerima dikitir. Itu cuma di Kalimantan saja," tambah Djoko.
Bahkan, Djoko klaim aturan ini sukses jika diselenggarakan di sekitar Jawa dalam seminggu pelaksanaan. "Lagi pula itu sudah kami jelaskan. Buktinya di Jawa dikitir seminggu sukses," pungkasnya.
"Soal penghentian kitir, kalau rawan antrean seharusnya Pertamina lakukan operasi pasar," ucap Direktur BBM BPH Migas Djoko Siswanto di Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurutnya, hal tersebut jelas ada dalam surat BPH Migas No. 943/07/Ka BPH 2012 tertanggal 7 November 2012 perihal Pengendalian Distribusi Sisa Kuota BBM Bersubsidi 2012.
"Itu ada dalam surat kami ke Pertamina. Tidak semua daerah nggak menerima dikitir. Itu cuma di Kalimantan saja," tambah Djoko.
Bahkan, Djoko klaim aturan ini sukses jika diselenggarakan di sekitar Jawa dalam seminggu pelaksanaan. "Lagi pula itu sudah kami jelaskan. Buktinya di Jawa dikitir seminggu sukses," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :