Dana kelolaan BNP Paribas Rp33,9 T
Rabu, 28 November 2012 - 10:11 WIB
Dana kelolaan BNP Paribas Rp33,9 T
A
A
A
Sindonews.com – PT BNP Paribas Investment Partners (BNPP IP) berhasil meraup dana kelolaan Rp33,91 triliun hingga Oktober 2012.
Kontribusi dana kelolaan ditopang dari reksa dana saham, disusul reksa dana pendapatan tetap. Presiden Direktur BNPP IP Vivian Secakusuma mengatakan, total dana kelolaan terdiri dari 14 reksa dana dengan strategi investasi yang unik dan berbeda. Komposisi investor ritel dan investor institusi masing-masing sebesar 45:55.
“Pertumbuhan kami saat ini sudah mencapai 19 persen, padahal tahun ini kami menargetkan naik 15 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta kemarin.
Dia memaparkan, berdasarkan hasil pertumbuhan dana kelolaan tersebut, perseroan memprediksi hingga akhir tahun dapat mencetak kenaikan hingga 20 persen. Peningkatan tersebut akan ditopang dari produk-produk yang sudah eksisting.
Sejalan dengan kenaikan dana kelolaan tahun ini, lanjut Vivian, perseroan memprediksi pertumbuhan dana kelolaan tahun depan mencapai 10 persen. Prediksi tersebut karena pergerakan pasar masih volatilitas dan menunggu isu dari Amerika hingga akhir tahun.
Dia menilai, meski fundamental Indonesia masih sangat baik, pengaruh-pengaruh eksternal cukup besar karena memengaruhi kinerja bursa Indonesia. Selain itu, pada 2013 perseroan berencana mengembangkan satu hingga dua produk, kemungkinan produk tersebut berbentuk reksa dana saham atau reksa dana campuran.
“Kami hanya menerbitkan satu hingga dua produk, agar tidak terjadi overlap dari produk-produk yang sudah ada,” papar dia.
Dia mengungkapkan, produk baru yang sedang dikembangkan tersebut akan diluncurkan pada semester I/2013 dan semester II/2013. Mengenai target investor, perseroan membidik semua investor. Namun, dia menilai investor ritel akan mendominasi saat peluncuran, setelah itu disusul institusi.
Sementara, CEO AsiaPasifik BNPP IP Asia Limited Stewart Edgar menambahkan, hingga kini perseroan telah berkiprah selama 20 tahun sebagai perusahaan manajer investasi di Indonesia. “Keberadaan BNPP IP selama 20 tahun di Indonesia menegaskan komitmen kami di pasar Indonesia,” tambahnya.
Menurut dia, karena perseroan percaya akan potensi pertumbuhan pasar Indonesia, sehingga perseroan terus berupaya memberikan edukasi dan inovasi untuk investor Indonesia. Sebagai informasi, selama empat tahun terakhir hingga Oktober 2012 aset reksa dana yang dikelola perseroan telah tumbuh sebesar 138 persen dan bertahan pada peringkat nomor dua di industri.
Sementara untuk pangsa pasar, hingga kini perseroan telah menguasai 15 persen pelaku pasar modal di industri reksa dana.
Kontribusi dana kelolaan ditopang dari reksa dana saham, disusul reksa dana pendapatan tetap. Presiden Direktur BNPP IP Vivian Secakusuma mengatakan, total dana kelolaan terdiri dari 14 reksa dana dengan strategi investasi yang unik dan berbeda. Komposisi investor ritel dan investor institusi masing-masing sebesar 45:55.
“Pertumbuhan kami saat ini sudah mencapai 19 persen, padahal tahun ini kami menargetkan naik 15 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta kemarin.
Dia memaparkan, berdasarkan hasil pertumbuhan dana kelolaan tersebut, perseroan memprediksi hingga akhir tahun dapat mencetak kenaikan hingga 20 persen. Peningkatan tersebut akan ditopang dari produk-produk yang sudah eksisting.
Sejalan dengan kenaikan dana kelolaan tahun ini, lanjut Vivian, perseroan memprediksi pertumbuhan dana kelolaan tahun depan mencapai 10 persen. Prediksi tersebut karena pergerakan pasar masih volatilitas dan menunggu isu dari Amerika hingga akhir tahun.
Dia menilai, meski fundamental Indonesia masih sangat baik, pengaruh-pengaruh eksternal cukup besar karena memengaruhi kinerja bursa Indonesia. Selain itu, pada 2013 perseroan berencana mengembangkan satu hingga dua produk, kemungkinan produk tersebut berbentuk reksa dana saham atau reksa dana campuran.
“Kami hanya menerbitkan satu hingga dua produk, agar tidak terjadi overlap dari produk-produk yang sudah ada,” papar dia.
Dia mengungkapkan, produk baru yang sedang dikembangkan tersebut akan diluncurkan pada semester I/2013 dan semester II/2013. Mengenai target investor, perseroan membidik semua investor. Namun, dia menilai investor ritel akan mendominasi saat peluncuran, setelah itu disusul institusi.
Sementara, CEO AsiaPasifik BNPP IP Asia Limited Stewart Edgar menambahkan, hingga kini perseroan telah berkiprah selama 20 tahun sebagai perusahaan manajer investasi di Indonesia. “Keberadaan BNPP IP selama 20 tahun di Indonesia menegaskan komitmen kami di pasar Indonesia,” tambahnya.
Menurut dia, karena perseroan percaya akan potensi pertumbuhan pasar Indonesia, sehingga perseroan terus berupaya memberikan edukasi dan inovasi untuk investor Indonesia. Sebagai informasi, selama empat tahun terakhir hingga Oktober 2012 aset reksa dana yang dikelola perseroan telah tumbuh sebesar 138 persen dan bertahan pada peringkat nomor dua di industri.
Sementara untuk pangsa pasar, hingga kini perseroan telah menguasai 15 persen pelaku pasar modal di industri reksa dana.
(rna)
Lihat Juga :