Investasi asuransi jiwa naik 21,6%

Kamis, 29 November 2012 - 10:06 WIB
Investasi asuransi jiwa...
Investasi asuransi jiwa naik 21,6%
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat kenaikan jumlah investasi industri asuransi jiwa sebesar 21,6 persen dari Rp180,6 triliun pada kuartal III tahun lalu menjadi Rp219,7 triliun kuartal III tahun ini.

Kenaikan tersebut,menurut Ketua AAJI Hendrisman Rahim, terjadi karena kondisi pasar modal Indonesia yang positif sehingga menjadi salah satu pilihan investasi dari investor lokal, regional dan global.

”Imbal hasil investasi juga naik 217 persen menjadi Rp13,3 triliun dibanding kuartal III tahun lalu,” ujar Hendrisman saat acara konferensi pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa kuartal III/2012 di Jakarta kemarin.

Dia mengungkapkan, peningkatan tersebut mendorong pertumbuhan aset industri sebesar 21,9 persen dari periode yang sama tahun lalu, sehingga aset industri sampai kuartal III ini tercatat mencapai Rp254,2 triliun. Meski investasi naik pada kuartal III, kondisi penjualan produk asuransi unitlink ternyata masih minus.

Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo menambahkan, gejolak pasar global masih dirasa memengaruhi perolehan premi baru industri asuransi jiwa nasional hingga kuartal III tahun ini.

”Seharusnya nasabah membeli saham saat jatuh, tapi rupanya hal ini belum terlalu dipahami oleh nasabah,” ungkapnya.

Nini mengungkapkan, dalam perolehan premi baru, sumbangan produk asuransi berbalut investasi tersebut terlihat masih minus 4 persen, namun lebih baik dari kuartal II/2012 yang minus 6 persen. Namun secara total, sumbangan premi industri dari unitlink masih menguasai hingga 59 persen, ketimbang produk tradisional.

Hendrisman mengatakan, masyarakat Indonesia memiliki semakin banyak pilihan terhadap produk asuransi baik tradisional maupun unitlink. Hal ini menurut dia positif bagi industri karena akan mendorong pertumbuhan bisnis ke depan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
27 menit yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
1 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
4 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
4 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
4 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
4 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved