Harga kebutuhan naik, inflasi Tegal meningkat
Kamis, 29 November 2012 - 10:24 WIB
Harga kebutuhan naik, inflasi Tegal meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal, pada November 2012 ini menyatakan terjadi peningkatan inflasi. Hal ini mencuat dalam Rapat TPID di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal.
Peningkatan inflasi juga dibarengi adanya peningkatan harga sejumlah komoditas di pasaran. Seperti daging sapi, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih dan gula pasir. Meski ada pula harga komoditas yang mengalami penurunan.
Ketua Tim Teknis TPID Kota Tegal, Dyah Kemala Shinta membenarkan adanya peningkatan inflasi kota Tegal pada November 2012. Peningkatan di kisaran 0,20 persen - 0,40 persen (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya (deflasi -0,10 persen).
Peningkatan inflasi seiring dengan peningkatan harga sejumlah komoditas, meski ada beberapa harga komoditas yang mengalami penurunan seperti minyak goreng, daging ayam ras, cabe merah dan cabe rawit.
"Untuk harga daging sapi yang saat ini naik dipicu menurunnnya stok daging sapi pascaIdul Adha," katanya di Tegal, Kamis (29/11/2012).
Sementara untuk stok beras yang dikuasai Bulog Sub Divre VI Pekalongan per 26 November 2012 sejumlah 57.861 ton setara beras. TPID menyatakan jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional penyaluran raskin hingga bulan Juli 2013.
Sedangkan prognosa pengadaan beras 2012 sebesar 160.000 ton dengan realisasi sebesar 152.842 ton setara beras (95,5 persen).
Dalam waktu dekat, TPID bekerjasama dengan Bank Indonesia Tegal akan segera memasang Papan Billboard yang mencantumkan daftar harga-harga komoditas di pasaran. Sehingga diharapkan, masyarakat memperoleh informasi mengenai harga yang berlaku.
Peningkatan inflasi juga dibarengi adanya peningkatan harga sejumlah komoditas di pasaran. Seperti daging sapi, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih dan gula pasir. Meski ada pula harga komoditas yang mengalami penurunan.
Ketua Tim Teknis TPID Kota Tegal, Dyah Kemala Shinta membenarkan adanya peningkatan inflasi kota Tegal pada November 2012. Peningkatan di kisaran 0,20 persen - 0,40 persen (mtm), meningkat dari bulan sebelumnya (deflasi -0,10 persen).
Peningkatan inflasi seiring dengan peningkatan harga sejumlah komoditas, meski ada beberapa harga komoditas yang mengalami penurunan seperti minyak goreng, daging ayam ras, cabe merah dan cabe rawit.
"Untuk harga daging sapi yang saat ini naik dipicu menurunnnya stok daging sapi pascaIdul Adha," katanya di Tegal, Kamis (29/11/2012).
Sementara untuk stok beras yang dikuasai Bulog Sub Divre VI Pekalongan per 26 November 2012 sejumlah 57.861 ton setara beras. TPID menyatakan jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional penyaluran raskin hingga bulan Juli 2013.
Sedangkan prognosa pengadaan beras 2012 sebesar 160.000 ton dengan realisasi sebesar 152.842 ton setara beras (95,5 persen).
Dalam waktu dekat, TPID bekerjasama dengan Bank Indonesia Tegal akan segera memasang Papan Billboard yang mencantumkan daftar harga-harga komoditas di pasaran. Sehingga diharapkan, masyarakat memperoleh informasi mengenai harga yang berlaku.
(gpr)
Lihat Juga :