Hari ini, groudbreaking pembangunan tol Cisumdawu

Kamis, 29 November 2012 - 10:53 WIB
Hari ini, groudbreaking...
Hari ini, groudbreaking pembangunan tol Cisumdawu
A A A
Sindonews.com - Peletakan batu pertama (graundbreaking) Pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dilakukan hari ini, Kamis (29/11/2012).

Saat ini, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan dinas terkait menuju tempat peletakan batu pertama di interchange Rancakalong Desa Citali Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Rencananya, peletakan batu pertama juga akan dihadiri Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Untuk diketahui, tol sepanjang 61 kilometer yang menghubungkan Bandung dengan Jawa Tengah itu akan mengurangi beban Jalan Cadas Pangeran, Sumedang. "Tol Cisumdawu sekarang graund breaking," singkat Heryawan, usai apel HUT Korpri di Halaman Gedung Sate Bandung, Kamis (29/11/2012).

"Nanti saya lihat dulu, baru jelaskan Cisumdawu. Kan selama ini kapan kapan kapan, sekarang kita mulai pembangunannya," ungkapnya, selanjutnya dia dan rombongan menuju Sumedang untuk menghadiri peletakan batu pertama.

Sementara Kepala Dinas Bina Marga M Guntoro membenarkan peletakan batu pertama memang akan dilaksanakan hari ini. Penanganan teknis akan dilakukan kementerian PU, sedangkan Pemprov Jabar melakukan pembebasan tanah dengan dana Rp100 miliar. "Teknisnya oleh pusat. Selama pelaksanaan pembangunan, kita komunikasi dengan pusat," tandas Guntoro.

Pemerintah Provinsi Jabar mentargetkan tol yang membuat jarak tempuh Jabar-Jateng lebih cepat ini akan rampung 2015.

Guntoro menjelaskan, pembangunan Tol Cisumdawu terbagi ke dalam 6 seksi, yakni mulai dari Cileunyi, Kabupaten Bandung, sampai ke Tanjung Sari, Sumedang, yang panjangnya 16 kilometer.

Seksi berikutnya dari Tanjung Sari nyambung terus ke Sumedang. Lalu dari Sumedang nyambung hingga Dawuan.

Untuk diketahui, Pemprov Jabar membangun Tol Cisumdawu dengan investor dari Cina. Dana yang disiapkan mencapai Rp1,2 Triliun. Tol ini akan mampu mengurangi beban kendaraan Bandung-Sumedang via Jalan Cadas Pangeran yang rawan longsor.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
9 menit yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
1 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
1 jam yang lalu
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
1 jam yang lalu
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
3 jam yang lalu
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved