Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:04 WIB
loading...
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah membebaskan tarif bea masuk impor suku cadang industri perawatan dan pemeliharaan pesawat serta impor LPG sebagai bahan baku industri petrokimia. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Pemerintah membebaskan tarif bea masuk impor suku cadang industri perawatan dan pemeliharaan pesawat (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO) serta impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebagai bahan baku industri petrokimia melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2026. Kebijakan yang menjadi bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Semester II 2026 tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri nasional melalui efisiensi biaya produksi.

"Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor riil. Melalui efisiensi biaya produksi, pelaku industri diharapkan memiliki ruang yang lebih besar untuk berinvestasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperkuat daya saing," kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangan resmi, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga: Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras

Haryo mengatakan insentif fiskal tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya tahan sektor usaha domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada kenaikan biaya produksi. Dengan berkurangnya beban operasional, pelaku industri diharapkan mampu menjaga keberlanjutan usaha sekaligus memperluas investasi.

Bagi industri MRO penerbangan, pembebasan bea masuk menjadi 0% ditujukan untuk menekan biaya perawatan armada sehingga layanan pemeliharaan pesawat di dalam negeri menjadi lebih kompetitif dibandingkan negara lain di kawasan. Kebijakan ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat layanan perawatan pesawat di tingkat regional.



Sementara itu, pembebasan bea masuk impor LPG yang digunakan sebagai bahan baku utama industri petrokimia ditargetkan dapat menurunkan struktur biaya produksi. Penurunan biaya tersebut diperkirakan akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi berbagai industri hilir yang memanfaatkan produk petrokimia sebagai bahan baku dalam proses manufaktur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 34: Suasana Kampung Sindang Barang Mendadak Tegang
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Berita Terkini
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved