PNS di Jabar dimanja suku bunga rendah bank BJB
Kamis, 29 November 2012 - 14:15 WIB
PNS di Jabar dimanja suku bunga rendah bank BJB
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan sudah mendapat kesepakatan dengan Direksi Bank Jabar-Banten (BJB) untuk menurunkan suku bunga khusus bagi PNS yang ada di Jabar.
"Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dengan Direksi BJB untuk menurunkan suku bunga yang diatur sesuai pangkat dan golongan. Di mana PNS yang lebih rendah akan dapat suku bunga yang lebih rendah lagi," ungkap Gubernur Heryawan, usai apel HUT Korpri ke-41 di Gedung Sate, Bandung, Kamis (29/11/2012).
Penurunan suku bunga itu berlaku bagi PNS bukan hanya di lingkungan Pemprov Jabar saja, tetapi juga bagi PNS yang ada di 26 Kabupaten/Kota di Jabar. Meskipun Pemprov Jabar memiliki saham paling besar di BJB.
Dengan begitu, kini PNS yang ada di Pemprov Jabar maupun di kabupaten/kota bisa mendapat pinjaman atau kredit dengan suku bunga rendah. "Untuk semua jenis kredit. Dan sudah dengan Kabupaten/Kota yang ada di Jabar," sebutnya.
Namun, Heryawan tidak hafal dengan persentase penurunan suku bunga bagi PNS. Tetapi, kebijakan ini pastinya akan membuat untung PNS. Terlebih, rata-rata PNS punya pinjaman di BJB. "Istilahnya SK-nya disekolahkan," ujarnya.
Selain itu, daya beli PNS untuk membayar cicilan (kredit) juga makin tinggi. Maka dengan penurunan suku bungan BJB, mereka akan diuntungkan.
"Cicilan tinggi saat bersamaan suku bunga turun kan untung. Tetapi kalau pendapatan rendah suku bunganya naik, itu justru sebaliknya," terangnya.
"Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dengan Direksi BJB untuk menurunkan suku bunga yang diatur sesuai pangkat dan golongan. Di mana PNS yang lebih rendah akan dapat suku bunga yang lebih rendah lagi," ungkap Gubernur Heryawan, usai apel HUT Korpri ke-41 di Gedung Sate, Bandung, Kamis (29/11/2012).
Penurunan suku bunga itu berlaku bagi PNS bukan hanya di lingkungan Pemprov Jabar saja, tetapi juga bagi PNS yang ada di 26 Kabupaten/Kota di Jabar. Meskipun Pemprov Jabar memiliki saham paling besar di BJB.
Dengan begitu, kini PNS yang ada di Pemprov Jabar maupun di kabupaten/kota bisa mendapat pinjaman atau kredit dengan suku bunga rendah. "Untuk semua jenis kredit. Dan sudah dengan Kabupaten/Kota yang ada di Jabar," sebutnya.
Namun, Heryawan tidak hafal dengan persentase penurunan suku bunga bagi PNS. Tetapi, kebijakan ini pastinya akan membuat untung PNS. Terlebih, rata-rata PNS punya pinjaman di BJB. "Istilahnya SK-nya disekolahkan," ujarnya.
Selain itu, daya beli PNS untuk membayar cicilan (kredit) juga makin tinggi. Maka dengan penurunan suku bungan BJB, mereka akan diuntungkan.
"Cicilan tinggi saat bersamaan suku bunga turun kan untung. Tetapi kalau pendapatan rendah suku bunganya naik, itu justru sebaliknya," terangnya.
(gpr)
Lihat Juga :