Pertamina diminta kuasai kilang TPPI
Jum'at, 30 November 2012 - 09:24 WIB
Pertamina diminta kuasai kilang TPPI
A
A
A
Sindonews.com - DPR berharap kasus utang piutang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) cepat diselesaikan, sehingga PT Pertamina (Persero) dapat menguasai dan bisa segera mengoperasikan kilang perusahaan tersebut.
Dengan demikian, diharapkan potensi kerugian negara bisa ditekan. “Kita ingin kasus TPPI cepat selesai sehingga Pertamina benar-benar bisa menguasai perusahaan,” kata anggota Komisi VII DPR Bobby Rizaldi di Jakarta, kemarin.
Beberapa waktu lalu Pertamina bersama Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan BP Migas mengambil alih manajemen dan operasional TPPI karena manajemen lama perusahaan itu gagal membayar utang. Namun menurut Bobby, saat ini Pertamina belum benar-benar menguasai perusahaan karena belum bisa mengoperasikan perusahaan.
Jika persoalan tidak cepat selesai, katanya, maka kilang yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur, tersebut akan makin lama tak beroperasi. Akibatnya, peralatan bisa menjadi rusak sehingga kerugian yang dialami oleh Pertamina akan semakin besar.
“Semakin cepat selesai maka kilang makin cepat beroperasi, maka kerugian akan semakin kecil,” katanya.
Dengan demikian, diharapkan potensi kerugian negara bisa ditekan. “Kita ingin kasus TPPI cepat selesai sehingga Pertamina benar-benar bisa menguasai perusahaan,” kata anggota Komisi VII DPR Bobby Rizaldi di Jakarta, kemarin.
Beberapa waktu lalu Pertamina bersama Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dan BP Migas mengambil alih manajemen dan operasional TPPI karena manajemen lama perusahaan itu gagal membayar utang. Namun menurut Bobby, saat ini Pertamina belum benar-benar menguasai perusahaan karena belum bisa mengoperasikan perusahaan.
Jika persoalan tidak cepat selesai, katanya, maka kilang yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur, tersebut akan makin lama tak beroperasi. Akibatnya, peralatan bisa menjadi rusak sehingga kerugian yang dialami oleh Pertamina akan semakin besar.
“Semakin cepat selesai maka kilang makin cepat beroperasi, maka kerugian akan semakin kecil,” katanya.
(rna)
Lihat Juga :