Tutup IJIC, Boediono puji-puji Jepang

Minggu, 02 Desember 2012 - 16:55 WIB
Tutup IJIC, Boediono...
Tutup IJIC, Boediono puji-puji Jepang
A A A
Sindonews - Wakil Presiden RI Boediono memuji kemajuan teknologi yang dimiliki oleh negara Jepang. Kemajuan ini patut dicontoh oleh Indonesia.

Pujian ini dilontarkan Boediono saat menutup Indonesia-Japan Innovation Convention (IJIC) 2012 di Gedung Sabuga ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Minggu (2/12/2012).

"Jepang unggul di bidang teknologi inovasi, patut jadi contoh di Indonesia," kata Boediono, yang menjadi pembicara utama dalam ajang IJIC 2012 tersebut.

Mengenakan batik lengan panjang warna cokelat, Boediono mengatakan IJIC 2012 yang digelar sejak 30 November ini sebagai konvensi sangat strategis. Sebab, diikuti para pakar ilmu pengetahuan dan teknologi, pengusaha, akademisi, dan pemerintah RI maupun Jepang. Tiga unsur ini disebut juga triple helix.

Boediono berharap, para pebisnis dan pakar yang kompeten di bidang inovasi dan teknologi ini makin menciptakan kemaslahatan khususnya bagi dua negara, Indonesia dan Jepang.

Menurutnya, kemajuan suatu bangsa tidak mungkin terwujud tanpa inovasi. "Inovasi menjadi determinan kemajuan bangsa," katanya.

Untuk itu, kata Boediono, pemerintah RI sangat mendukung IJIC 2012 sebagi upaya membangun diskusi hingga membentuk kerja sama yang lebih konkret lagi antar dua negara ini.

Sebelumnya, Wapres Boediono tiba di Gedung Sabuga tempat dihelatnya IJIC 2012 sekira pukul 09.10 WIB.

Dia diiringi rombongan maupun penyambut. di antaranya Dubes Jepang untuk Indonesia, Ketua Dewan Penasehat IJIC 2012, Ketua Asososiasi Jepang-Indonesia Yasua Fukuda, Ketua Dewan Penasehat Hubungan Indonesia-Jepang Ginanjar Kartasasmita, Rektor ITB Akhmaloka, Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang Rahmat Gobel, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan tokoh lainnya.(dna)
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
9 menit yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
1 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
1 jam yang lalu
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
1 jam yang lalu
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
3 jam yang lalu
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved