Indonesia-Jepang ikrarkan Bandung innovation statement

Minggu, 02 Desember 2012 - 17:40 WIB
Indonesia-Jepang ikrarkan...
Indonesia-Jepang ikrarkan Bandung innovation statement
A A A
Sindonews.com - Upaya Pemerintah untuk terus meningkatkan pertumbuhan di sektor teknologi yang berkelanjutan tampak semakin nyata.

Langkah tersebut ditindaklanjuti dengan dihasilkannya Bandung Innovation Statement. Ikrar ini berisi pernyataan bersama untuk meningkatkan kerja sama di bidang teknologi secara serius antar Indonesia dan Jepang.

Pernyataan bersama itu sendiri lahir lewat penyelenggaraan Indonesia Japan Innovation Convention (IJIC) 2012 yang dihadiri triple helix (ilmuwan, pengusaha, pemerintah) dari Indonesia-Jepang.

"Peserta IJIC 2012 yakin statement ini bisa menjadi dasar bagi hubungan bilateral yang saling menguntungkan dan berkelanjutan antara Indonesia-Jepang," kata Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang Rahmat Gobel dalam sambutannya di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Bandung, Minggu (2/12/2012).

Bandung Innovation Statement sendiri berisi tujuh butir pernyataan bersama, yaitu:

Pertama, membentuk suatu forum sebagai wadah diskusi antara pihak terkait dari Indonesia dan Jepang untuk memfasilitasi dialog dan menindaklanjuti kerja sama baru atau kesepakatan.

Kedua, mendukung aktivitas masyarakat berbasis inovasi yang dapat meningkatkan pembangunan ekonomi dan sosial di kedua negara.

Ketiga, mendukung ide-ide pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi innovation park dalam memasilitasi kemitraan ilmu pengetahuan dan teknologi antara kedua negara, misalnya Bandung Raya Innovation Vallet.

Keempat, mendukung gagasan dalam membangun smart community di antara kedua negara, yaitu suatu komunitas yang mengelola SDA dan SDM secara berkelanjutan.

Kelima, membentuk kemitraan strategis di antara kedua negara dalam bidang inovasi yang sejajar dan saling menguntungkan.

Keenam, menentukan platform kerja sama bagi kedua negara yang disetujui semua pemangku kepentingan seperti inovasi terbuka dalam klaster yang strategis.

Ketujuh, mendorong sinergi antara sektor pemerintah, akademisi, dan bisnis (triple helix) dalam mempromosikan pemanfaatan dan pengembangan inovasi di kedua negara.(dna)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia- Prancis Teken...
Indonesia- Prancis Teken Kerjasama Pertahanan termasuk Caesar dan Amunisi buatan KNDS France
Bilateral Menteri Keuangan...
Bilateral Menteri Keuangan RI-AS
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Indonesia-India Teken...
Indonesia-India Teken Kerjasama Keselamatan dan Keamanan Maritim
Indonesia–Swiss Teken...
Indonesia–Swiss Teken Mou Kerjasama Penanggulangan Bencana
Inggris-Indonesia Sepakat...
Inggris-Indonesia Sepakat Perpanjang Kemitraan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
52 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved