Tingkatkan produksi, Toyota siapkan pabrik baru
Selasa, 04 Desember 2012 - 10:43 WIB
Tingkatkan produksi, Toyota siapkan pabrik baru
A
A
A
Sindonews.com - Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyiapkan pabrik baru untuk meningkatkan kapasitas produksi. Hal ini sejalan dengan komitmen Toyota Motor Corp (TMC) Jepang untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi di luar Jepang.
Pabrik baru di Karawang, Jawa Barat, akan menambah kapasitas produksi Toyota secara bertahap, hingga mencapai 300.000 unit per tahun.
”Saat ini produksi pabrik pertama 120.000 unit per tahun. Kami menargetkan produksi bisa mencapai 300.000 unit per tahun pada 2015,”kata General Manager External Affairs Division PT TMMIN Irwan Priyantoko saat peninjauan pabrik Toyota di Karawang, kemarin.
Pembangunan pabrik kedua yang menelan investasi sebesar Rp5 triliun itu diharapkan selesai pada 2014. Pengoperasian pabrik baru ini diperkirakan mampu menyerap sebanyak 1.200 tenaga kerja baru.
Saat ini pabrik pertama Toyota memproduksi dua varian yakni Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner. Hingga Oktober 2012 TMMIN telah memproduksi 129.720 unit mobil, terdiri atas 79.042 unit Innova dan 50.678 unit Fortuner. Pada 2011 lalu total produksi TMMIN dalam setahun mencapai 114.485 unit, terdiri atas 67.488 unit Innova, dan 38.314 unit Fortuner serta 8.683 unit Avanza.
Irwan mengatakan, selain untuk pasar domestik,TMMIN juga mengekspor Fortuner dan Innova ke beberapa negara, di antaranya pasar Timur Tengah.
Selain mampu menembus pasar Timur Tengah, lanjut Irwan, Fortuner dan Innova produksi TMMIN Karawang juga telah diekspor ke 40 negara, di antaranya Thailand, Papua Nugini, Timor Leste, dan Brunei Darussalam Sementara, pabrik kedua Toyota rencananya memproduksi model baru untuk pasar domestik.
Namun, Irwan enggan berkomentar terkait hal itu. Dua model baru yakni Toyota NAV1 di segmen multipurpose vehicle (MPV) dan Toyota Etios (city car) disebutsebut bakal diproduksi di pabrik Toyota di Karawang. Toyota NAV1 akan diluncurkan ke pasar domestik pada 11 Desember mendatang dan Toyota Etios awal tahun depan.
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto saat dikonfirmasi di tempat yang sama mengungkapkan, pihaknya memang menyiapkan model baru untuk pasar domestik. ”Soal model dan kapan dirilisnya,ditunggu saja,” ujarnya.
Di tempat terpisah, PT Astra International-Toyota Sales Operation (Auto2000) akan menambah gerai penjualan pada 2013 jika pasar kendaraan bermotor pada tahun itu tak terkena dampak penyetaraan aturan uang muka pembiayaan syariah dan krisis ekonomi global.
”Kondisi pasar roda empat di Jakarta pada tahun depan memengaruhi rencana penambahan outlet penjualan,” kata CEO Auto2000 Jodjana Jody di Jakarta kemarin.
Penambahan satu outlet membutuhkan investasi hingga Rp50 miliar. ”Apabila tahun depan pasar roda empat sangat bagus, maka jumlah outlet bisa kami tambah menjadi 30 outlet,” katanya.
Saat ini kebutuhan kendaraan bermotor di Indonesia terus bertambah. Dengan rasio satu kendaraan dengan penduduk tergolong rendah dibandingkan negara lain seperti Malaysia dan Thailand, pasar di dalam negeri masih prospektif.
Pabrik baru di Karawang, Jawa Barat, akan menambah kapasitas produksi Toyota secara bertahap, hingga mencapai 300.000 unit per tahun.
”Saat ini produksi pabrik pertama 120.000 unit per tahun. Kami menargetkan produksi bisa mencapai 300.000 unit per tahun pada 2015,”kata General Manager External Affairs Division PT TMMIN Irwan Priyantoko saat peninjauan pabrik Toyota di Karawang, kemarin.
Pembangunan pabrik kedua yang menelan investasi sebesar Rp5 triliun itu diharapkan selesai pada 2014. Pengoperasian pabrik baru ini diperkirakan mampu menyerap sebanyak 1.200 tenaga kerja baru.
Saat ini pabrik pertama Toyota memproduksi dua varian yakni Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner. Hingga Oktober 2012 TMMIN telah memproduksi 129.720 unit mobil, terdiri atas 79.042 unit Innova dan 50.678 unit Fortuner. Pada 2011 lalu total produksi TMMIN dalam setahun mencapai 114.485 unit, terdiri atas 67.488 unit Innova, dan 38.314 unit Fortuner serta 8.683 unit Avanza.
Irwan mengatakan, selain untuk pasar domestik,TMMIN juga mengekspor Fortuner dan Innova ke beberapa negara, di antaranya pasar Timur Tengah.
Selain mampu menembus pasar Timur Tengah, lanjut Irwan, Fortuner dan Innova produksi TMMIN Karawang juga telah diekspor ke 40 negara, di antaranya Thailand, Papua Nugini, Timor Leste, dan Brunei Darussalam Sementara, pabrik kedua Toyota rencananya memproduksi model baru untuk pasar domestik.
Namun, Irwan enggan berkomentar terkait hal itu. Dua model baru yakni Toyota NAV1 di segmen multipurpose vehicle (MPV) dan Toyota Etios (city car) disebutsebut bakal diproduksi di pabrik Toyota di Karawang. Toyota NAV1 akan diluncurkan ke pasar domestik pada 11 Desember mendatang dan Toyota Etios awal tahun depan.
Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto saat dikonfirmasi di tempat yang sama mengungkapkan, pihaknya memang menyiapkan model baru untuk pasar domestik. ”Soal model dan kapan dirilisnya,ditunggu saja,” ujarnya.
Di tempat terpisah, PT Astra International-Toyota Sales Operation (Auto2000) akan menambah gerai penjualan pada 2013 jika pasar kendaraan bermotor pada tahun itu tak terkena dampak penyetaraan aturan uang muka pembiayaan syariah dan krisis ekonomi global.
”Kondisi pasar roda empat di Jakarta pada tahun depan memengaruhi rencana penambahan outlet penjualan,” kata CEO Auto2000 Jodjana Jody di Jakarta kemarin.
Penambahan satu outlet membutuhkan investasi hingga Rp50 miliar. ”Apabila tahun depan pasar roda empat sangat bagus, maka jumlah outlet bisa kami tambah menjadi 30 outlet,” katanya.
Saat ini kebutuhan kendaraan bermotor di Indonesia terus bertambah. Dengan rasio satu kendaraan dengan penduduk tergolong rendah dibandingkan negara lain seperti Malaysia dan Thailand, pasar di dalam negeri masih prospektif.
(gpr)
Lihat Juga :