Kinerja BRAU terhambat kondisi pasar batu bara
Selasa, 04 Desember 2012 - 13:25 WIB
Kinerja BRAU terhambat kondisi pasar batu bara
A
A
A
Sindonews.com - PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) mencatat adanya ketidakseimbangan di pasar batu bara, dimana jumlah permintaan yang ada tidak mampu mengimbangi persediaan batu bara yang tengah mengalami kelebihan pasokan.
Direktur Utama BRAU, Rosan P. Roesli berharap, kondisi tersebut akan membaik sehingga kinerja perseroan dapat kembali normal di tahun depan.
"Tahun depan diharapkan keadaan ini akan berubah menjadi lebih baik," ujar Rosan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (4/12/2012).
Sebagai langkah strategis antisipatif guna merespon kondisi tersebut, dirinya mengaku, BRAU telah berupaya menjalankan beberapa strategi di antaranya dengan melakukan kembali pemasaran ke negara yang sebelumnya pernah menjadi target penjualan seperti Thailand dan diversifikasi pasar ke negara ASEAN seperti Filipina, Malaysia dan Vietnam.
"Perseroan juga melakukan perbaikan perencanaan penambangan dan aplikasi efisiensi produksi secara simultan dengan cara dengan mengkaji stripping ratio, memperpendek jarak angkut, dan fuel consumption," imbuhnya.
Direktur Utama BRAU, Rosan P. Roesli berharap, kondisi tersebut akan membaik sehingga kinerja perseroan dapat kembali normal di tahun depan.
"Tahun depan diharapkan keadaan ini akan berubah menjadi lebih baik," ujar Rosan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (4/12/2012).
Sebagai langkah strategis antisipatif guna merespon kondisi tersebut, dirinya mengaku, BRAU telah berupaya menjalankan beberapa strategi di antaranya dengan melakukan kembali pemasaran ke negara yang sebelumnya pernah menjadi target penjualan seperti Thailand dan diversifikasi pasar ke negara ASEAN seperti Filipina, Malaysia dan Vietnam.
"Perseroan juga melakukan perbaikan perencanaan penambangan dan aplikasi efisiensi produksi secara simultan dengan cara dengan mengkaji stripping ratio, memperpendek jarak angkut, dan fuel consumption," imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :