IHSG berakhir terpuruk 32 poin
Selasa, 04 Desember 2012 - 16:41 WIB
IHSG berakhir terpuruk 32 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan tak mampu beranjak dari zona merah. Meski sebagian bursa Asia mampu balik arah, namun IHSG malah makin tenggelam hingga 32 poin.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (4/12/2012) melemah 32,79 poin atau 0,76 persen ke 4.269,65. LQ45 turun 10,18 poin atau 1,4 persen ke 723,49, indeks IDX30 melemah 4,95 poin atau 1,3 persen ke 367,23, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 2,35 poin atau 0,4 persen ke 586,10.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,605 triliun dari 4,471 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp537,064 miliar. Sebanyak 132 saham melemah, 131 menguat, dan 99 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham bergerak melemah. Sektor industri dasar turun 1,04 poin atau 0,2 persen, sektor properti merosot 0,88 poin atau 0,3 persen, sektor aneka industri turun tajam 44,74 poin atau 3,5 persen. Sedangkan sektor tambang, infrastruktur, konsumsi, dan agrikultur terpantau mananjak.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) naik Rp575 ke Rp4.600, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp500 ke Rp18.400, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp250 ke Rp5.900.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp700 menjadi Rp8.800, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp400 menjadi Rp20.500, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp300 menjadi Rp20.500.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Shanghai naik 15,38 poin atau 0,40 persen, indeks Hang Seng menguat 32,12 poin atau 0,15 persen. Namun, indeks Nikkei masih turun 25,72 poin atau 0,27 persen, dan indeks Straits Times terkoreksi 3,28 poin atau 0,11 persen.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (4/12/2012) melemah 32,79 poin atau 0,76 persen ke 4.269,65. LQ45 turun 10,18 poin atau 1,4 persen ke 723,49, indeks IDX30 melemah 4,95 poin atau 1,3 persen ke 367,23, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 2,35 poin atau 0,4 persen ke 586,10.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,605 triliun dari 4,471 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp537,064 miliar. Sebanyak 132 saham melemah, 131 menguat, dan 99 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham bergerak melemah. Sektor industri dasar turun 1,04 poin atau 0,2 persen, sektor properti merosot 0,88 poin atau 0,3 persen, sektor aneka industri turun tajam 44,74 poin atau 3,5 persen. Sedangkan sektor tambang, infrastruktur, konsumsi, dan agrikultur terpantau mananjak.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) naik Rp575 ke Rp4.600, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp500 ke Rp18.400, dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp250 ke Rp5.900.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp700 menjadi Rp8.800, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp400 menjadi Rp20.500, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp300 menjadi Rp20.500.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Shanghai naik 15,38 poin atau 0,40 persen, indeks Hang Seng menguat 32,12 poin atau 0,15 persen. Namun, indeks Nikkei masih turun 25,72 poin atau 0,27 persen, dan indeks Straits Times terkoreksi 3,28 poin atau 0,11 persen.
(gpr)
Lihat Juga :