Jokowi: Menkeu ingatkan saya hati-hati
Selasa, 04 Desember 2012 - 17:16 WIB
Jokowi: Menkeu ingatkan saya hati-hati
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Joko Widodo mengaku tidak terlalu mempersoalkan permintaannya terkait komposisi pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) belum disetujui Kementerian Keuangan.
Bahkan, menurutnya ini langkah baik, karena Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengingatkannya sebuah kehati-hatian.
"Intinya Menkeu berikan peringatan hati-hati. Diberitahu agar hati-hati. Semakin kita memberitahu Kemenkeu, kehati-hatian semakin tinggi. Semakin diberitahu maka semakin ngerti," ujar Jokowi di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (4/12/2012).
Jokowi menyatakan belum ada kepastian berapa nilai tarif yang akan dikenakan. Pasalnya pembiayaannya pun belum jelas. Dia mengaku tidak ada target yang dipasang dalam negosiasi ini.
"Belum omongin angka. Kami hanya minta pemerintah pusat diperbesar. Setiap saat Pak Menteri terbuka," jelasnya.
Jokowi mengatakan akan melewati proses ini hingga ada kesepakatan. Intinya, Jokowi menegaskan beban APBD tidak terlalu diberatkan nantinya jika anggaran pembiayaan MRT tidak ditopang.
"Kehati-hatian saya. Karena nanti akan membebani bila saya salah putuskan. Bukan ingin berlama-lama menyangkut APBD dan uang besar. Jadi yang dibicarakan equity sharing dan investment sharing," tandasnya.
Bahkan, menurutnya ini langkah baik, karena Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengingatkannya sebuah kehati-hatian.
"Intinya Menkeu berikan peringatan hati-hati. Diberitahu agar hati-hati. Semakin kita memberitahu Kemenkeu, kehati-hatian semakin tinggi. Semakin diberitahu maka semakin ngerti," ujar Jokowi di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (4/12/2012).
Jokowi menyatakan belum ada kepastian berapa nilai tarif yang akan dikenakan. Pasalnya pembiayaannya pun belum jelas. Dia mengaku tidak ada target yang dipasang dalam negosiasi ini.
"Belum omongin angka. Kami hanya minta pemerintah pusat diperbesar. Setiap saat Pak Menteri terbuka," jelasnya.
Jokowi mengatakan akan melewati proses ini hingga ada kesepakatan. Intinya, Jokowi menegaskan beban APBD tidak terlalu diberatkan nantinya jika anggaran pembiayaan MRT tidak ditopang.
"Kehati-hatian saya. Karena nanti akan membebani bila saya salah putuskan. Bukan ingin berlama-lama menyangkut APBD dan uang besar. Jadi yang dibicarakan equity sharing dan investment sharing," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :