Kualitas pelaporan LLD dan DHE membaik
Rabu, 05 Desember 2012 - 10:49 WIB
Kualitas pelaporan LLD dan DHE membaik
A
A
A
Sindonews.com - Berbagai upaya perumusan kebijakan moneter di Tanah Air semakin menunjukkan perkembangan yang baik, dilihat dari komponen penunjangnya.
Hal tersebut ditunjukkan dengan semakin baiknya kualitas dan jumlah pelaporan lalu lintas devisa (LLD) dan devisa hasil ekspor (DHE) pada tahun 2012.
"Pelaporan LLd dan DHE pada tahun 2012 menujukkan perkembangan yang menggembirakan dengan adanya pertambahan jumlah pelaporan dan kualitas data yang semakin membaik," ujar Direktur Eksekutif Departemen Statistik dan Ekonomi Moneter Bank Indonesia (BI), Hendy Sulistiowaty, di Gedung BI, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Dengan semakin banyak dan semakin baiknya kualitas pelaporan tersebut, Hendy melihat, juga berdampak semakin membaiknya upaya perumusan kebijakan moneter dan penyusunan beberapa statistik penting.
"Dengan kualitas data DHE yang semakin baik, kemampuan BI dalam memantau eksportir terhadap ketentuan DHE juga semakin baik. Sejak ketentuan ini diterapkan pada awal 2012, porsi DHE yang diterima melalui bank devisa dalam negeri terus meningkat hingga saat ini mendekati 90 persen dari keseluruhan ekspor," sambung dia.
Untuk itu, kata dia, peran aktif lembaga-lembaga keuangan menjadi penting dalam rangka mempertahankan situasi yang semakin kondusif ini.
"Partisipasi bank, lembaga non bank dan para eksportir dalam menyampaikan laporan secara akurat, lengkap dan tepat waktu sangat dibutuhkan. Bank Indonesia akan terus berupaya meningkatkan sinergi dengan para pelapor," tandasnya.
Hal tersebut ditunjukkan dengan semakin baiknya kualitas dan jumlah pelaporan lalu lintas devisa (LLD) dan devisa hasil ekspor (DHE) pada tahun 2012.
"Pelaporan LLd dan DHE pada tahun 2012 menujukkan perkembangan yang menggembirakan dengan adanya pertambahan jumlah pelaporan dan kualitas data yang semakin membaik," ujar Direktur Eksekutif Departemen Statistik dan Ekonomi Moneter Bank Indonesia (BI), Hendy Sulistiowaty, di Gedung BI, Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Dengan semakin banyak dan semakin baiknya kualitas pelaporan tersebut, Hendy melihat, juga berdampak semakin membaiknya upaya perumusan kebijakan moneter dan penyusunan beberapa statistik penting.
"Dengan kualitas data DHE yang semakin baik, kemampuan BI dalam memantau eksportir terhadap ketentuan DHE juga semakin baik. Sejak ketentuan ini diterapkan pada awal 2012, porsi DHE yang diterima melalui bank devisa dalam negeri terus meningkat hingga saat ini mendekati 90 persen dari keseluruhan ekspor," sambung dia.
Untuk itu, kata dia, peran aktif lembaga-lembaga keuangan menjadi penting dalam rangka mempertahankan situasi yang semakin kondusif ini.
"Partisipasi bank, lembaga non bank dan para eksportir dalam menyampaikan laporan secara akurat, lengkap dan tepat waktu sangat dibutuhkan. Bank Indonesia akan terus berupaya meningkatkan sinergi dengan para pelapor," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :